Revenge

alloha Aku datang membawa FF....
seperti Biasa Terinspirasi dari berbagai drama-drama bahkan flm....

Jangan Lupa RCL "cobalah menghargai Hasil karaya seseorang...."

+Umur Bisa saja berubah adalam cast+

oke tak perlu menunggu lama kita langsung saja ......

AWAS TYPO BERTEBARAN

CAST : Oh Se Hun a.ka Sehun
                 Kim Jong In a.ka Kai
                      Park Ji Yeon a.ka Jiyeon
                           jung soo jung a.ka krystal

GENRE : Other
AUTHOR : MhilaJK


PART 1


"Yang benar memang selalu menang"ucap yeoja paruh baya yang Baru keluar dari Gedung Persidangan.
"Ku rasa bocah itu sudah gila eomma "balas namja di samping wanita itu .

"Changi-ahh"Teriak seorang yeoja menegur Yeoja paruh baya dan Seorang namja di sampingnya.

"Aku sangat khwatir,,,"lanjut yeoja itu berhambur memeluk namja tadi .
"Tenang saja,,, Yang jelas Kebenaran berpihak padaku ,,,,"balas namja itu mengelus rambut yeoja itu.

"Hhhffff baiklah ,, eomma jalan duluan.... Kai-ahh , Jiyeon-ahh"Lirih yeoja paruh baya itu yang tak lain adalah Ny.Kim.
"Ne eomma ,,, Hati-hati di jalan.."Balas kai
"Hati di Jalan Ah-jumma ... Cup Cup" Balas Yeoja namja itu - Jiyeon- mencium Kedua pipi Ny.kim.

Kai dan jiyeon Melambaikan tangan Sampai mobil itu Semakin menjauh.

"Kajja"Ucap kai membukakan Pintu untuk jiyeon.
"Kita mau kemana??"tanya Jiyeon.
"Party.."Balas kai tersenyum Lebar.

mobil Yang di tumpangi kai dan jiyeon semakin jauh dari persidangan. Seorang Namja dengan tatapan Tajam Menatap Mebil kai Yg semakin Menjauh. "Sehun-ahh"Tegur Seorang Namja.
"Appa"Lirihnya Pelan.
"Sudahlah... Mungkin Ini Adalah Takdir,,"Ucap pria Yg di panggil Appa itu.
.
.
.

Sehun Dan Ayahnya Yng duduk di pojok Belakang Bis Terlihat Merenung...
Mereka sibuk Dengan pemikiran Masing-Masing

["Tidak ad bukti yang menyatakan bahwa saudara kai yang telah membunuh ibu Oh. dan hasil pemeriksaan Ny.Oh menderita Penyakit Jantung, Saudara Kai di nyatakan Tidak bersalah,, tidak bersalah tidaak bersalah tidak bersalah tidak bersalah tidak bersala"] sehun menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Dia yang telah membunuhnya .. dia pembunuh , pembunuh "Lirihnya menahat Sakit.
Tuan Oh Menggenggam Jemari Putranya.
"Kebenaran Yg selalu menang , , Entah itu Sekarang , besok, atau besok"Lirih Tuan Oh mengeratkan Genggamannya..
.
.
.
*****

06: 45 KST

"Jiyeon-ahh ... Palli,,,,"Teriak Chanyeol Sang Kakak.

"Oppa Duluan saja.. Hari ini Kai menjemputku hehehe"Kekeh Jiyeon Yg baru Gabung Di ruang Makan.
"Ku dengar Namja Yg menuduh Kai , Satu Sekolah Dengan mu??"Tanya Ny.Park.
"Ne..."Balas Jiyeon mengoles Selai di Rotinya.
"Aku berangkat.."Pamit Chanyeol.
"Hati-Hati di jalan"Pesan Ny.park

"Apa dia tau kau Pacarnya Kai??"tanya Ny.oh
"Eoh...?? Kurasa Tidak,,, "Balas Jiyeon.
"Syukurlah...."legah Ny.oh
.
.
.
*****

"Oppa aku takut ..."lirih Jiyeon Yg duduk di samping Pengemudi.
"Takut Kenapa??"Tanya yang mengemudi yang tak lain adalah kai
"Bagaimana Jika pria itu itu tau kalau aku ini pacar Oppa... lalu dia Akan Membunuhku,,,, "Jawab jiyeon bergidik,
"Itu tidak akan terjadi Tenang saja.. Apa perlu Aku pindah Kesekolahmu???"Balas Kai.
"Heoh Tidak perlu,,,"jawab jiyeon tersenyum manis.
"Appa Sudah Sarapan??"Tanya Jiyeon
"Belum..."Balas Kai
"Mwo?? Kenapa ,, bagaimana kalau Oppa sakit"tanya jiyeon memasang muka khawatir.

"Sampai, Turunlah sebelum Pagar di tutup"Ucap Kai.
"Tapi,,,,"balas jiyeon
"Hhhff Aku tidak akan sakit,, jika sarapan ku seperti Cup"Balas kai Mencium Bibir Jiyeon. "ini'Lanjutnya Tersenyum Manis.
"Oppa... "Lirih jiyeon Piipinya sudah Memanas.

"Hati-Hati di Jalan.. jangan Ngebut..."Pesan jiyeon.

Jiyeon dan kai Tidak Satu sekolah, merka memang searah tapi sekolah kai Lebih jauh. Kai dan cahanyeol satu Sekolah , Sebenarnya Jiyeon Juga mendaftar Disana Tapi sayang karena nilainya Yg standar, hingga mau tak mau ia harus bersekolah di sekoalh yg terbilang biasa aja atau lebih tepatnya bukan sekolah unggulan. Awalnya Ny.a kim Ingin menyogok Tapi Kejujuran Dan tata Kedisiplinan Di sekolah itu sangat Di patuhi.
.
.
.
"Iu-ahh"teriak jiyeon yang melihat sahabatnya Berjalan Menuju Kelas.
"Eoh,, Kau juga baru datang..."Tanya Iu.
"Ne"balas jiyeon berjalan di samping Iu.
"Tugas Yang di berikan Guru kang Kemarin sudah selesai??'Tanya Iu.
"Belum Kau sendiri??"tanya Jiyeon balik
"Belum" Balas Iu.

"Anyyeonnggg...."Seru Seorang yeoja Merangkul Jiyeon dan Iu dari belakang.
"Aigoooo Kau mengagetkanku suzy-ahh"Kesal Iu.
"Hehehe"Kekeh Suzy.


KELAS 2 B

"Rajin Sekalo Nyonya Kita"Tegur Jiyeon mendudukkan dirinya di samping yeoja Yang ia tegur itu.
"Eunji si Putri rajin "Ledek Suzy yang duduk di belakang bangku jiyeon.
"Bwahahaha .... "Tawa Iu dan jiyeon.
"Yak... "Kesal Eunji.
"Ekhe,,, ekhem,,,"Suzy Berdehem menhentikan tawanya.

"Eh Bagai mana kabar Kai??"Tanya Suzy.
"Eoh,,,?? ah Saudara Kai dinyatakan Tidak bersalah...."balas jiyeon,
"Jinja,,, syukur... Sudah Ku duga Kai tidak Bersalah,,, Dia memang Sejak Dulu membenci Kai"Ucap Suzy menatap Bangku Pojok Kanan yang tak lain Adalah Bangku sehun.

"Dia datang"Bisik Iu
"Aish Lihat ingin Rasa Aki merobek-robek wajah polosnya itu"Ucap jiyeon.
.
.
.
"Kring-kring"Bunyi Bel istirahat.

Jiyeon, Suzy , Iu dan Eunji Bergegas Menuju kantin.

Seorang namja di pojok Kanan Menatap Tajam punggung Jiyeon.
"Kau Yakin jiyeon Pacarnya Kai??"Tanya Namja Yang duduk Di samping Sehun. "Aku melihat dengan Mata Kepalaku ,, wanita itu tadi pagi di antar Oleh kai" Lirih sehun.
"Aku Lapar..."Keluh Namja Di depan bangku Sehun. "Aku juga"jawab Namja di samping sehun .
"Kau tak Lapar??"Tanya Namja Di depan Sehun. "Anni Kalian Pergi saja ,,"balas sehun mempersilahkan ketiga sahabatnya -LUHAN, LAY DAN SUHO- untuk kekantin.
.
.
.
DI TEMPAT LAIN DI WAKTU YANG SAMA

"Makanlah"Ucap seorang yeoja mebuka bekal yang ia bawah untuk namja di depannya.
"Ku dengar Namja Yang menuduhmu itu , teman Smp mu dulu,,"Tanya Yeoja itu.
"Ne Dari dulu dia memang membenciku, Tapi Bukan Kai jika di kalahkan oleh namja pecundang seperti dia"jawab namja itu,
"krystal-ahh"panggil seorang namja menyebut nama yeoja yang memberi kai bekal. "Baekhyun.."Lirihnya.
"Wae??"lanjut yeoja itu-krystal-
"kau tak ikut Rapat??"tanya baekhyun menghampiri krystal dan kai.
"Rapat?? omo.. aku lupa"Jawab krystal segera berlari menuju Ruang Musik. "Dasar Pelupa..."Lirih baekhyun Duduk di Samping Kai.
"Dari krystal??"Tanya baekhyun melihat bekal Yg di makan Kai.
"Wae ??"Tanya Kai Ketus.
"Aish ,,,, "Celetuk Baekhyun.
"Kau ingin Mencobanya??"Tanya Kai Yang memang Tau kalau Baekyun Menyukai Krystal.
"Bolehkah..."Jawab Bekhyun memembelalakkan matanya.
"Lihat matamu seakan ingin Lepas dari tempatnya. "Tegur D.o yang baru datang.
"Ambillah.. Aku baru makan 3 suap"Ucap kai menyerahkan bekal yg di berikan krystal tadi.
"Cepat Ambil,,, dan menyingkir dari bangkuku.."Celetuk D.o.
"Aish Kau ini Cerwet Sekali,, Aku tidak akan merebut kai darimu tenang saja,,"Teriak baekhyun menutup bekal yang ia pegang dan bergegas menuju kelasnya.
"Aish"kesal D.o Menatap punggung Baekhyun yang semakin menjauh.
.
.
.
sehun Duduk diam Meratapi Nasibnya yang kehilangan Ibu tercinta. ["kau tau anakmu itu tak lebih dari sampah yang berkeliaran di jalan,, jadi jangan mimpi Anakmu akan Menyaingiku Ny.oh, , , Kalian itu Hanya Sampah yang pernah Bekerja Di rumah kami"] bayangan ucapan kai terngian di telinga sehun.
.
.
.

*****
.
.
KELUARGA PARK

"Eomma Dan Appa besok Lusa akan kembali Kechina"Lirih Ny.park pada kedua anaknya.
"Uhuk-uhuk, gluk gluk gluk Tapi eomma"Ucap jiyeon tersirat wajah sedih disana.
Chanyeol memilih diam karena dia yakin bilang A atau B mereka akan tetap berangkat.
"Ayolah... ini juga demi masa depan kalian"lirih Tuan.
.
.
.

*****

Sehun Menatap lekuk wajah appanya yang sedang tertidur. "Mian,,, mian..."Lirihnya.
.
.
.

"Sehuna-ahh... apa kau tak kesekolah??"Ucap Tuan Oh membangunkan putranya.
"Hoamm..."keluh sehun.
"5 Menit Lagi eomma"Lirihnya Melanjutkan Tidur.
Tuan oh Menatap Sendu putranya . . .
.
.
.
*****

"Gomawo oppa Hati-Hati di jalan"Ucap Jiyeon Melambaikan tangannya.
Jiyeon berbalik Menuju Gerbang dan Betapa Kagetnya ia Saat Tatapannya Bertemu dengan sehun.
"A a annyeong Sehun-ahh"Sapa Jiyeon Terbata-bata. sehun tak membalas sapaan jiyeon Dan melanjutkan Langkahnya Memasuki Gerbang.
"Apa ia melihat Kai..."Lirih jiyeon.
.
.
.
"Kau melihat Kai mengantar Jiyeon Lagi??"Tanya Luhan Yang duduk di sebelah Sehun.sehun Mengangguk Sambil Menatap Punggung Jiyeon.
"Lalu apa rencanamu??"Tanya Lay
"Aku Yakin kai sangat menyayangi wanita itu"Lirih sehun.
.
.
.
"Apa Kau yakin Dia melihat Kai?"Tanya Iu.
"Aku tidak begitu Yakin Tapi , Waktu ia menatapku Tadi Seakan ia akan menerkamku"Jawab Jiyeon.
.
.
.
***

"Oppa Kudengar Eommamu Kembali Kechina??"Tanya Sulli Yeoja chingu Chanyeol.
"Ne,,,"Jawabnya Malas..
"Aishh Itu berarti Kau akan Selalu derumah Menjaga Saengmu,, Atau Ketika Kita Berdua Iakan Ikut,,,"Ucap Sulli Cemberut.
"IShh Kau ini... diakan Sudah punya kai"Balas Chanyeol Mengelus rambut Sang kekasih.
"Benar juga,,, hehehe ,,, Aku lupa .."Balas sulli.
.
.
.
"Kau seudah tau siapa Yang mengirim Bangkai tikus ke Eommaku??"Tanya Kai Pada xiumin.
"Mian Kami sudah Berusah Mencari tau ,,, tapi tak ada tanda-tanda"Jawab Tao.
"Tapi Menurutku mungkin ini Dari Namja yg menuduhmu membunuh"Seru D.o
"Kurasa juga seperti itu"Ucap kai.
.
.
.
*****

"Aku duluan jiyeon-ah Suzy-ah dan Iu cerewet. . ."Pamit Eunji.
"Dan kurasa Jemputankui Juga Sudah tiba "Ucap Iu.

kini Tersisa Suzy dan jiyeon.

5 menit. 10 menit
"Jiyeon-ahh Aku duluan"Ucap suzy Yg sudah di Jemput oleh eommanya.
"Kau tak ingin Kuantar???"Tawar suzy.
"eohh ani tidak perlu ,, "Tolak jiyeon tersenyum.
"Baiklah kalau begitu Aku jalan duluan pai-pai"pamit suzy.


5 menit

"Aish oppa Kenapa Lama.."Kesal Jiyeon.
"Ddrrrrrtttt drttttt"Bunyi Handphone Jiyeon.
"Yeobseo??"
["Changi-ahh mian aku tak bisa menjemputmu.. eomma sedang sakit dan sekarang kami mengantarnya ke rumah sakit"] ucap kai di sebrang sana.
"Jinjayo,,, ia tidak apa-apa ,,, bagai mana keadaan ahjumma??"tanya jiyeon panik.
["perutnya sakit,, mian changi-ahh ,, aku tutp telfon saranghae"pip]

"Hufftthh.."Keluh jiyeon kemudian menatap handphonenya. "Naik bis saja"Lirihnya tak berniat menelfon sang kakak karena dia yakin ,,, sangkakak sedang latihan basket di jam segini.
.
.
.

jiyeon duduk diam di halte. "kenapa lama sekali"kesalnya.
-sret- seorang namja duduk beberapa meter di samping jiyeon.
"gluk.."dengan susah payag jiyeon menelan ludahnya. "dug dug dug dug"itulah bunyi jamtung jiyeon saat ini.
"Drttttt Drttttt"Getaran handphone jiyeon. "Ne eomma???". ["sayang Maafkan Eomma... Sekarang Eomma di Bandara,,, Kau jaga Diri baik-baik yah,, Eomma berangkat..."]. "Mwo?? bukannya eomma berangkat Besok.."Keluh Jiyeon. ["Mian.. eomma tutup telfon ne,,, saranghae.."pip]. "Nado"Lirihnya Pelan.

5 menit akhirnya bis datang

Sehun Lebih dulu naik dan duduk di pojok belakang. Jiyeon Melirik semua bangkku namun nihil yang kason hanya bangku belakang tepat di samping sehun . ada sih yang kosong tapi coba lihat ,,, namja yang duduk di samping yg kosong itu ,, bapak-bapak yg bisa di tebat dia suka berfikir mesum.
dengan terpaksa jiyeon duduk di samping sehun.
"Permisi Bisa Geser Sedikit"Lirih Yeoja paruh baya.
"Eoh.. Tapi Ahjumma Di,,,"Ucapan jiyeon terpotong Karena kini seornag Kakek mengisi banggku Ksosong samping Namja Otak Mesum Tadi.
"Sedikit Saja"Ucap Ahjuma itu.
Jiyeon Menggeser Kearah Sehun Hingga Bahu mereka Bersentuhan.
"Dug Dug Dug"Suara jantung jiyeon keringat dingin Mengalir di Dahinya.
"Kau berkeringat,,, Apa kau sakit"Ucap sehun Merogoh sapu tangannya di saku.
-sret-
"Eohh.. . . "Kaget jiyeon karena kini sehun melap Keringat Jiyeon.
"Naik Bis memang seperti ini.. sempit.."Ucap sehun.
"Eoh ne,, gomawo,,"Balas jiyeon Tersenyum Kaku dan mengambil alih melap sendiri keringatnya.
.
.
.
*****

"Eomma kau jahad"Ucap jiyeon Dengan Sebuah telefon di samping telinganya.
["Mian changi-ahh , oh iya eomma Sebelum Berangkat Tadi Menyewah supir untuk mengantarmu berangkat dan pulang sekolah, dan juga mengantar Ny. Han Kepasar.. Eomma tutup Telefon yah ,,, Selamat tidur mmuachh"]
.
.
.

jiyeon kini asyik menonton drama emergency couple di depan layat Tvnya.
"Aigoo,,,, Oh chang mi sangat Polos hahahahah"tawa jiyeon melihat tingkah Oh chang min Sang pemeran utama pria dalam drama yang ia tonton.

"Aku pulanggg"Teriak chanyeol Yang Baru pulang.
"Yak Dari mana saja Kau...??"tanya jiyeon.
"Biasa..."Jawaba chanyeol.
"Tsschh.... Oppa kau jahat ... Bersenang-seanang tanpa mengajakku"Ucap jiyeon mempoutkan bibirnya.
"Cup Cup ,, semakin besar , semakin manja rupahnya..."balas chanyeol mengacak rambut jiyeon.


"Ekhem.."Dehem seorang Namja
"Kai oppa??"Kaget jiyeon.
"Kau ini bukannya menyambutku Malah bermanja-manja Pada Oppamu"Tegur Kai.
Jiyeon mengalihkan pandangannya kearah Chanyeol.
"weekll" Balas chanyeol menjulurkan lidah dan berjalan menjulurkan lidah.

"Kalian dari mana?"Tanya Jiyeon
"Kami Latihan basket Bentar Lagi Akan Ada perlombaan Tingkat Sekolah"Jawab Kai seraya duduk Di Sofa Yang Menghadap Kelayar Tv.
 "Oppa mau minum Apa??"tanya Jiyeon.
"Aku tidak Haus,, Kau pikir aku kemari untuk minum heoh??"celetuk kai
"Aish,,,"kesal jiyeon
"Aku hanya ingin Istirahat Sejenak Di pangkuanmu.."Lirih Kai Lalu berbaring di sofa dan Menjadikan paha jiyeon sebagai Bantalnya.
Jiyeon mengelus Lembut rambut kai.
"Sarangahe" Lirih jiyeon.
 "Nado ..."Balas Kai membuka lembut Kedua matanya.
kai dan jiyeon saling Berpandangan, Pandangan yang menyatakan Bahwa Mereka takkan Terpisahka dan dunia milik mereka berdua.
kai mengangangkat tangangnya dan meraih Tengkuk jiyeon. semakin Lama Wajah mereka semakin mendekat , mendekat, mendekat "Cup cup cup"Kecupan lembut dari dua manusia Yang mengutarakan Isi hati masing-masing melalui Kecupan lembut Di bibir.
"Cup cup cup "Mereka masih asyik berciuman , Kai menggeser Tubuhnya Menjadi duduk. "Puk puk puk"Pukulan Kecil Di dada kai menandahkan Bahwa Jiyeon Sudah Kehabisan Nafas. "hhhff hhoss hhff"Deru Nafas ke duanya. jiyeon menyunggingkan senyum dan menyembunyikan wajahnya di dada kai.
.
.
.
*****

Jiyeon Hari ini tak di antar Oleh kai , karena taku sehun akan mengetahuinya.
"Gomawo Tuan Oh"Ucap jiyeon turun dari Mobil.
"ne Belajar yang rajin agassi"Jawab tuan Oh yang tak lain adalah sang supir bru sekaligus appa sehun.
jiyeon dengan senyum lebar berjalan memasuki gerbang.
"Pagi Luhan"Sapa jiyeon yang melihat teman kelasnya.
"Pagi.."Balas Luhan sedikit Heran dengan sikap Jiyeon karena tidak biasanya dia di sapah oleh jiyeon.
"Pagi wendy"Sapa jiyeon pada teman kelasnya juga.
"tsctt,,, Ternyata ia menyapa semua teman kelas.."senyum miring Luhan karena dia fikir jiyeon Sedang cari perhatian padanya.
"kau kenappa??"Tanya Suho Yang merangkul Luhan.
"Anny'Jawab luhan ketus.
.
.
.

"Annyeonngggg"Sapa jiyeon saat sampai Di kelas.
"Anyyeong Dino-ahh"Balas Sahabat - sahabatnya.
"Aish.."cibir jiyeon melangkah menuju bangkunya. pandangan jiyeon dan sehun tak sengaja bertabrakan. sehun menyunggingkan senyumana manis, sedangkan jiyeon bingung ingin membalas atau tidak. "aannyeong.."Lirih jiyeon pelan dan menundukkan kecil kepalanya.

"Omo dia Menyapamu..."Seru Lay. "Permaianan segera dimulai"Jawab Sehun tersenyum menyeringai.


"Apa aku tak salah lihat?? kau menyapa sehun Oh sehun Yang Menuduh Kai..."ucap suzy. Jiyeon mantap dian suzy Kemudian meraih sebuah sapu tangan di sakunya dan meneritakan kejadian kemarin.
"Kurasa dia namja yang baik"Ucap jiyeon. "Menurutku juga seperti itu,,, Selaa ini Dia tidak Pernah di Gosipkan berkelahi dan Bahkan Nilainya Lebih Bagus Darimu."Ucap iu.
"Yak,,,"kesal jiyeon karena secara tidak langsung Dia di bandingkan Dengan Sehun.
"Tapi Aku tau dia seperti apa... dia itu temab Smpku"Seru Suzy.
"Entahlah..."Balas jiyeon mengangkat kedua bahunya.
.
.
.
"Kringgg kringgg"

"Kajja Aku sudah sangat laperrr...."keluh eunji Mengelus Perutnya.
"Kalian Duluan saja Aku ingin Ketoilet"Bohong jiyeon.

sepeninggalan sahabatnya jiyeon berjalan Kearah bangku sehun.
"Gomawo"Lirih jiyeon Mengembalikan Saputangan Sehun.
"Sama-sama..."Balas Sehun.
"Apa kau akan Kekantin??"tanya Sehun.
"Ne?? eoh  Begitulah"Jawab Jiyeon memegan tengkuknya.
"Kebetulan kami juga akan kekantin"balas sehun berdiri dan di ikuti oleh sahabatnya.
"Kajja.."
.
.
.
 sehun dan jiyeon berjalan beriringan.
"Oh jadi Kau Terlahir Kembar, Tapi kembarmu itu Seorang namja begitu??"Tanya Sehun.
"Begitulah"Jawab Jiyeon Singkat.
"Lalu Kembarmu tiu Sekolah dimana??"Tanya Luhan .
"Eoh.. hmm di Lulus Di School creative senior high School "Jawab jiyeon.
"mwoo Sekolah Unggulan ,,, Kenapa Kau tak sekolah di sana juga??"Tanya Luhan .
"Itu,,, eh Itu karena,,, "JIyeon mengedarkan Pandangannya mencari Jawaban tepat.
"Jiyeon-ahh"Teriak Iu melambaikan Tangan.
"Teman-temanku di sana... Aku kesana ...."Pamit jiyeon.
.
.
.
"Kau semakin akrab dengannya"Ucap iu dengan Makanan Dimulutnya.
"Ah ani Aku hanya mengembalkan sapu tangannya"Jawab jiyeon menelan Makanan yg iya kunya.
.
.
.


"Ini.."Krystal memberikan Air Mineral Pada Kai. "Gomawo"Balas Kai.
Baekhyun bercibir pelan melihat Kai dan Krystal.
"Makin Hari krystal makin menempel Pada kai.."Lirih D.o seraya duduk di samping Baekhyun. bekhyun menatap kilas D.o. "kau cemburu..."Ledek Baekhyun. "tapi aku rasa Kau lebih cemburu .."Balas D.o Kemudian meneguk minumannya. Baekhyun hanya menyunggingkan senyum kecut.
"Latihan Sampai Disini.. Besok Sore Kita Lanjut"Ucap  Channyeol sang ketua.
.
.
.

"Jiyeon-ahh ??"Seru seorang namja dengan tubuh yang tinggi.
"Kris..??"Balas jiyeon.
"Oppa Kenapa kau ada disini??"tanya Jiyeon
"eohh Aku di tugaskan Dari Dinas Pendidikan Untuk melati tim Basket di sekolah ini"jawab Kris.
Jiyeon mangguk mangguk.
"Tapi setauku Tim basket di sekolah ini sudah Tidak aktif. "Ucap jiyeon
Kris hanya menyunggingkan senyum.
"Kalau begitu saya pamit kesana dulu .."Pamit krys menunjuk Kearah seorang namja.


"Anyyeon sumbae..."Sapa Tao.
"Jadi Kau Ketua di tim basket??"Tanya Kris.
"ne"jawab Tao.
"Mana anggota mu??"Tanya Tao ...
"Eh anu,,, Mereka tidak berminat Ikut Lomba"Jawab Tao menunduk.
"Hufthh "Kris menghembuska Nafas Beratnya.
"Bisa Kau tunjukkan Siapa Saja Anggota basket Dulu??"Tanya Kristal
"Itu, Ke empat namja itu adalah mantan anggota basket. dan Yg berjalan Kelaur itu juga mantan Anggota basket"Ucap Tao menunjuk para namja Mantan Tim basket.
.
.
.
*****

"Annyeong Tuan Oh... Mian"Sapah jiyeon masuk kedalam Mobil.
"appa"lirih sehun yang tak sengaja Melihat Appanya Menjemput Jiyeon.
.
.
.
*****

"Ny.Han oppa Kemana??"Tanya Jiyeon Menyalahkan Tv.
"Katanya Ia ada Urusan. agassi"jawab Ny.han.
"Ny.han Aku ingin Keluar sebentar saja.. yah"Ucap jiyeon memelas.
"Tapi agassi"jawab Ny.han.
"Kalau Begitu Ny.Han tenami Aku ..."Balas jiyeon.
.
.
.

"Sebenarnya kita Mau kemana agassi??"tanya ny.han
"Tuan Oh antar kami kepasar Malan Dekat Taman "Titah jiyeon.
"Ne Agassi"Jawab tuan oh.
.
.
.
Jiyeon turun dari mobil dan di ikuti oleh Ny.Han. Jiyeon mengedarkan pandangannya mencari sang sahabat.
"Jiyeon..."Teriak Iu melambaikan tangan.
Jiyeon berjalan Kearah Iu Dan suzy.
"Eunji??"tanya Jiyeon.
"Dia sedang Kencan.."Balas Iu mencibir.
"Andai kai tak sibuk ,, Pasti akan sangat menyenangkan ,, jika berdua di sini"Ucap jiyeon Menerawan.
 .
.
.

"Appa... ??"Tegur Sehun Melihat appanya yang asyik melihat aktifitas manusia berbelanja.
"Eoh sehun ..."Kaget Tuan Oh.
"Apa yang appa Lakukan Disini??"Tanya Sehun...
"Heoh ...?? Kau sendiri apa yang kau lakukan disini??"Tanya Tuan Oh.
"Apa Kau Minum-Minum Lagi..."tanya tuan Oh lagi.
"Tuan Oh antar kami ke.. "ucapan jiyeon terpotong Melihat Sehun.
"Kau..."Tunjuk Jiyeon pada Sehun. Iu dan Suzy Juga Kaget.
"Apa Kau mengikuti Jiyeon ..?? Apa Kau Menyukainya??"tanya Iu Menatap sehun Dari atas Sampai Bawah.
"Hey kau sadarlah... Kau tak Pantas Untuknya... Apa Kau tak punya cermin??"Omel Iu.
Sehun Menatap Tajam Iu.
Jiyeon Yang heran dengan tingkah sehun Yang seakan-akan Mengikuti Dirinya menghela nafas berat

"Mian sehun-ahh Tapi jujur Aku sangat risih dengan tingkahmu.."ucap Jiyeon sinis.
"Kajja tuan Oh antar Kami ke Mini Club"

----- TBC-----

mian GAJE ....
mian jika ada bahasa dan penulisan yang salah...

jangan lupa kriik dan saran

___ Mhila___


Komentar

  1. yah jiyi salah paham ma sehun pdhl kan sehun gak sengaja ktemu ma appa x ...mmmm tp apa sehun bkln bilang klo tuan oh itu appax....

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kecelakaan Tragis: Pengemudi Ojol Meninggal Setelah Dilindas Kendaraan Brimob di Jakarta

Messi Bersinar, Cetak Gol dan Assist Antar Inter Miami Kalahkan LA Galaxy 3-1

🔵🔴 Sorotan Lapangan Barcelona: Rashford, Raphinha, dan Lamine Yamal – Agustus 2025