SEjara seni rupa yunani
Sejarah Seni Rupa Yunani
SEJARAH SENI RUPA PERADABAN YUNANI: SENI PATUNG, ARSITEKTUR DAN
LUKISAN
Peradaban Yunani merupakan titik awal segala ilmu pengetahuan
itu berasal dan digunakan sampai saat ini. Seperti halnya demokrasi yang
berasal dari peradaban Yunani. Aktivitas-aktivitas lain seperti pesta Olimpiade
empat tahunan semua berakar dari peradaban Yunani Kuno. Yunani mengembangkan
sistem politik pemertintahannya berupa polis (negara kota), yakni kota kecil
yang dikelilingi oleh desa-desa kecil didalamnya. Polis yang paling terkenal di
Yunani adalah Sparta, Athena dan Thebes. Sparta adalah polis di Yunani
menjalankan sistem pemerintahan militer. Dimana setiap anak laki-laki yang baru
lahir sudah menjalani pemeriksaan untuk dijadikan tentara. Anak laki-laki
diasuh orang tuanya sampai umur 7 tahun, kemudian untuk mengabdi kenegara untuk
dididik menjadi tentara. Polis di Athena berbeda dengan apa yang terjadi di
Sparta. Disini bentuk pemerintahannya lebih demokratis. Rakyatnya diberi
kebebasan untuk berpikir dan berpendapat. Maka dari itu para filsuf terkenal
seperti Socrates, Plato dan Aristoteles berasal dari sini. Untuk karya seni,
Yunani merupakan peradaban yang paling maju pada zamannya. Secara garis besar
seni Yunani Kuno dibagi dalam empat periode; geometris, arkaik, klasik dan
helenistik. Berikut beberapa karya seni dari peninggalan Peradaban Yunani Kuno
1. Seni Patung
Patung dari yunani kuno sebagian besar terbuat dari batu marmer
dan batu gamping. Pembuatannya ada yang bebas dipahat diatas meja putar dan ada
pula yang melekat di dinding yang disebut relief. Gaya dari tiap periode juga
berbeda, berikut beberapa periode yang mempengaruhi corak patung:
·
Kuno
Patung periode kuno atau masa arkaik terinspirasi dari bentuk
patung peradaban Mesopotamia dan Mesir, seperti patung Klebois dan Biton.
Penggambaran patung secara umum terdiri dari tiga jenis yakni berdiri
telanjang, berdiri mengenakan pakaian (khusus wanita/gadis) dan wanita duduk.
Figur yang dibuat pun sangat kuat anatomi tubuh manusianya. Karena sejak awal
orang Yunani beranggapan bahwa bentuk tubuh manusia merupakan subjek artistik
yang paling penting.
·
Klasik
Periode klasik awal revolusi perubahan corak patung, biasanya
berhubungan dengan pengenalan demokrasi dan akhir kebudayaan aristokrat. Bentuk
seni patungnya lebih naturalistik dalam berbagai pose dan untuk pertama kalinya
figur wanita ada yang dibuat telanjang. Dalam periode klasik inilah kita tahu
nama – nama seniman patung.
·
Helenistik
Pada periode helenistik kebudayaan Yunani mulai menyebar kedaratan
Asia seperti India sampai bagian Timur Afganistan. Sehingga tampak jelas
kebudayaan Buddha terpengaruh oleh Yunani, begitu pula dalam karya seni patung
Yunani yang terpengaruh Buddha. Selama periode ini patung menjadi lebih
naturalistik. Umumnya fiigur perempuan, anak-anak, hewan dan adegan
domestik menjadi subyek diterima untuk patung. Patung pada masa itu sudah
diguanakan sebagai penghias kebun dan rumah orang-orang kaya. Potret
realistis pria dan wanita dari segala usia dan pematung tidak lagi merasa
berkewajiban untuk menggambarkan orang sebagai wujud kecantikan dan
kesempurnaan fisik.
2. Seni Arsitektur
Seni arsitektur Yunani yang masih dapat diidentifikasi sampai
saat ini adalah masa klasik akhir dan helenistik, walaupun masa sebelumnya
beberapa masih dapat ditemukan berupa tata rencana diatas tanah. Secara garis
besar arsitektur Yunani bergayakan Doria dan Ionia. Kedua nama tersebut
merupakan nama suku terbesar nenek moyang bangsa Yunani. Ciri khas
masing-masing dari gaya tersebut adalah Doria dengan desain lebih formal dan
cermat sedangkan Ionia santai dan dekoratif. Berikut beberapa perbedaan dari
kedua gaya tersebut.
·
Gaya Doria, Ciri utama
gaya ini adalah kapitilnya bersudut tajam. Beberapa ada pengaruh dari bangsa
Romawi.
·
Gaya Ionia, Ciri khasnya
adalah kapitil dengan lengkuan ditiap sudutnya dan memeberi kesan dinamis.
3. Seni Lukis
Dalam seni lukis Peradaban Yunani Kuno berkaitan dengan tradisi
pada masa itu. Seni lukis Yunani dibagi dalam beberapa jenis yaitu:
·
Lukisan Panel
Lukisan ini dibuat di media papan kayu dengan bahan semacam
lilin/malam sebagai pewarna. Lukisan berupa penggambaran sosok dalam kehidupan
keseharian, termasuk didalamnya gambar potret dan benda hidup lainnya.
·
Polychromy: lukisan di
patung dan arsitektur
·
Arsitektur : lukisan ini
sudah ada sejak periode arkaik gunanya untuk meningkatkan aspek visual
bangunan. Lukisan dibuat menggunakan warna-warna cerah dengan pola yang rumit.
Komentar
Posting Komentar