REVENGE PART 2
Hay-hay Aku kembali,,,
Mian postnya kelamaan :v :v
Apa anda menanti FF ini???
Kuaharap iya :) #edisiNgarep
Masih ingat kah kalian dengan FF ini??
Kuharap iya
Masih minat kah kalian membaca FF ini??
kuharap iya
Elah kebanyakan bacot :v
Yaudin langsung aje yeh ,,,
Upss Ingat RCL (Cobalah menghargai karya seseorang)
CAST : Oh Se Hun a.ka Sehun
Kim Jong In a.ka Kai
Park Ji Yeon a.ka Jiyeon
Jung soo Jung a.ka Krystal
GENRE : Other
AUTHOR : MhilaJK
FB : Mhila Ariezha
Twitter : @mhila_ji
"Appa... ??"Tegur Sehun Melihat appanya yang asyik melihat aktifitas manusia berbelanja.
"Eoh sehun ..."Kaget Tuan Oh.
"Apa yang appa Lakukan Disini??"Tanya Sehun...
"Heoh ...?? Kau sendiri apa yang kau lakukan disini??"Tanya Tuan Oh.
"Apa Kau Minum-Minum Lagi..."tanya tuan Oh lagi.
"Tuan Oh antar kami ke.. "ucapan jiyeon terpotong Melihat Sehun.
"Kau..."Tunjuk Jiyeon pada Sehun. Iu dan Suzy Juga Kaget.
"Apa Kau mengikuti Jiyeon ..?? Apa Kau Menyukainya??"tanya Iu Menatap sehun Dari atas Sampai Bawah.
"Hey kau sadarlah... Kau tak Pantas Untuknya... Apa Kau tak punya cermin??"Omel Iu.
Sehun Menatap Tajam Iu.
Jiyeon Yang heran dengan tingkah sehun Yang seakan-akan Mengikuti Dirinya menghela nafas berat
"Mian sehun-ahh Tapi jujur Aku sangat risih dengan tingkahmu.."ucap Jiyeon sinis.
"Kajja tuan Oh antar Kami ke Mini Club"
"Mwo tapi Agassi masih di bawah umur"Ucapa tuan Oh
"Mian tuan Oh tapi Mini Club itu milik ayah Suzy Teman Agassi, Jadi sebaiknya antar saja, "Balas Ny. Han.
Tuan Oh Melirik Sehun.
Jiyeon yang Mengikuti arah pandangan Tuan oh.
"Apa Tuan Oh mengenal Sehun??"TAnya Jiyeon.
Sehun terlihat kaget.
"Yak pak tua . . Lain kali jangan memarkir mobil Disini, Lagi Pula mobil tidak lecet, Jadi saya tidak perlu ganti rugi..."Ucap sehun berdrama tak ingin jika jiyeon tau bahwa tuan oh adalah ayahnya. tuan oh mengerutkan keningnya.
"Dan kau Jangan terlalu Ge er , Aku kemari bersama teman-temanku" ucap sehun menunjuk teman-temannya.
"mwo??"Balas jiyeon.
"Dan Kau,,, Lebih bai kau yang bercermin... Lihat pipimu Kelebihan lemak,, Dan Lain kali Kau minumlah susu Peninggi"Celeteuk Sehun PAda Iu.
"Dan" Sehun melirik Suzy.
"Maaf Aku tak sengaja Melempar Bola kearah Mobilmu... dan kurasa tak ada yang lecet. Jdi tak ada yang perlu ku pertanggung jawabkan... Jadi Selamat Malam Ny.Park"Ucap Sehun Melangkah menuju TEman-temannya.
Tuan Oh yang sejak tadi Mangap Tak mengerti Menggelengkan kepalanya.
"Mwo... hwa hwa hwahahahahaha.... Kurasa Aku salah berpikir tentangnya... "Ucap jiyeon tertawa garing.
"Dan aku pun Begitu.."Kesal Iu.
"Kan sudah Ku bilang,,"Balas Iu Menyunggingkan senyum.
"Dia belum Tau kita siap...."Kesal Iu MAsuk Kedalam Mobil.
.
.
.
"Jadi Bagaimana??"Tanya Tao Mengajak Sehun Dan Teman-temannya Gabung Di tim Basket.
"Ya sudah . . ."Jawab Sehun .
"Kalian??"Lanjut Sehun.
"Baiklah..."Balas Lay.
"Gomawo..."Tao berterima kasih akhirnya dia punya anggota.
"Tao..."Teriak Xiumin.
Tao mengalihkan pandangannya dan MEmbungkuk pada Namja di Belakang Xiumin.
"Kami dapat Dua Anggota"Ucap xiumin menghampiri Tao.
"Annyeong sumbae"Sapa tao pada Kris.
"Aku dapat Empat"Ucap Tao mengalihkan Pandanganya Pada sehun dan kawan-kawan.
"Mwo??"Kaget xiumin Melihat sehun.
"Biasa kita bicara Sebentar??"Lanjut xiumin.
Tao dan xiumin menjauh.
"Apa maksudmu Mengajak Sehun bergabung??"Tanya Xiumin.
-Pletak- sebuah jitakan mendarat di dahi xiumin.
"Ini Lebih memudahkan kita untuk Mengetahui Apa dia yg Meneror ahjumma kim"Jelas tao . xiumin menganggukkan kepalanya mengerti.
"Ternyata Kau Cerdas juga"Balas Xiumin Tersenyum Meledek.
.
.
.
"PAnggil hyun saja"Ucap Kris tak enak di pnggil Sumbae.
"Jadi kapan kalian siap Latihan??"Ucap Xiumin Yg ikut Gabung.
"Terserah KAlian Kami ikut Alur saja"Jawab Suho.
.
.
.
******
Seperti biasa jiyeon di antar Tuan OH.
"Gomawo..."Ucap jiyeon Sebelum Masuk Ke gerbang.
.
.
.
"Menyebalkan,,,,,"Kesal Iu entah pada siapa..
"Kau kenapa??" Ucap Jiyeon Duduk di depan bangku Iu.
"Kau tau Hari ini Aku naik Bis , Dan Apa Kalian Tau.. Sehun Dan Suho Juga Menaiki Bis itu."Ucap Iu menggebu-gebu
"Lalu??"Tanya eunji
{[ Iu Bergegas Menaiki Bis dan Duduk Di samping seorang nenek- Nenek. Tanpa Iu ketahui Namja Yg duduk Di sebarang Bangkunya Adalah Suho Dan sehun..
"Jadi ini Yeoja yg menyuruhmu Bercermin"Seru suho Sengaja Memperbesar Volume suaranya.
Sebagian penumpang Melirik Suho begitupun Iu.
"Mwo?"Kaget Iu Lalu melirik Sehun Yg duduk di samping Suho.
"Kalau Menurutku Dia yang Seharusnya Bercermin... Atau jangan-jangan Dia Malu Bercermin karena Pipinya Badannya Pahanya Yang di Penuhi Lemak, Atau Tingginya... hahahah"Ucap Suho Terbahak.
"Bisa jadi" Jawab Sehun.
"Penumpang semakin Menatap Suho.
"Ada ap dengannya"Bisik salah Seorang yeoja.
"Oh iya Biasanyakan KAlau Wanita ber bandol Pink Dan Kacamata Berwarna Biru, Terlihat Imut,, Tapi Kurasa Yeoja itu tidak,, Melainkan Ia Mirip Badut,,, hahahah"Lanjut Suho
"hahahahaha"Sehun ikut tertawa.
"hiihii hahaha wkwkwkw"Berepa Orang yang di atas bis itu ikut tertawa Sambil Melirik kearah Iu.
"Benar Lihat Pipinya"Bisik Yeoja Yng duduk Sederetan Dengan Suho.
"Pahanya lumayan "Bisik Namja.
Iu menatap Tajam Suho. "Yak Kau...!!"Teriak Iu berdiri dan berniat Memukul Suho namun nihil Sang Supir Me rem Mendadak Hingga Iu terjatuh Tepat Di kaki Suho.
"Mwo apa yang Kau lakukan??"TAnya Suho Sok polos.
Iu meringis kesakitan. "Aish Awas kau ,,"Batin Iu merapikan Rambutnya.
"Apa Kau akan BerSujud Terus??"Ucap Suho Membantu Iu Berdiri - Modus-
"Kau tidak Ap Cup"Ucapan Suho Terpotong KArena Kini Bibir Iu mendarat Tepat Di bibirnya Akiban REm Mendadak Sang Supir Lagi.
"kya,,,"Triak Iu mendorong Suho.
"Dasar namja Mesum"Bentaknya.
"Yak Pak supir Jika Kau tak pandai Mengemudi Sebaiknya JAngan Bekerja Jadi Supir "Kesal Iu pada sang supir Dan turun Dari bis itu.
"Ada apa denganya"Lirih sang supir heran.]}
"Lalu Kau Kesekolah Jalan Kaki!!"tebak Jiyeon.
"Begitulah"Jawab Iu kesal.
.
.
.
"annyeongg..."Sapa Guru Lee.
"Bagaimana Tugas kemarin??"Tanya Guru lee
"Baiklah Saya Akan mengabsen Sambil Mengumpul Tugas.
"Bae soo ji..."Lirih Guru lee mengabsen.
"Hadir "Ucap Suzy Menyimpan Tugasnya. dan Mengabsen Satu persatu Muridnya.
"Park Ji yeon"
"Hadir" ucap jiyeon.
35 menit para murid di suruh untuk Menyalin , Sedangkan Guru lee Memeriksa Tugas-tugas para muridnya.
"Park Jiyeon.."Panggil Guru Lee
"Ne"Jawab Jiyeon.
"Angkat Kaki dan Ambil Bukumu Jangan Kembali Sebelum Kau mengerjakan Tugasmu"Ucap Guru lee Menatap Tajam Jiyeon.
Jiyeon Melangkah Keluar Sambil Mencibir.
"Luhan.. , Eunji , , , kalian.."
"Angkat Kaki dan Ambil buku,Jangan Kembali Sebelum Mengerjakan Tugas"Ucap Eunji dan Luhan bersamaan.
Guru Lee menatap tajam Keduanya.
.
.
.
_perpustakaan_
"Kau juga tak Mengerjakan Tugas"Tanya Jiyeon Setengah Meledek.
"Aish Dia menyebalkan"Kesal eunji.
"Sudah kan Ada aku,,,"balas jiyeon.
"aish Apa kau tak malu sekali seminggu di hari yang sama di jam yang sama berada Di perpus,,"Celetuk eunji.
"Buat apa Malu, kan isinya Seperti biasa, Ada kau aku dan luhan dari kelas kita .. dan coba lihat pria tinggi itu... dia juga minggu lalu disini... dan lihat wanita gendut itu... dia juga minggu lalu disini jadi buat apa malu."BAlas jiyeon sambil merai ponselnya di saku.
"Benar juga sih"lirih eunji.
jiyeon bukannya Mencari saol malah asyik Dengan kegiatan sendiri.
[ "Oppa Sedang belajar?? mmm Mian Aku mengganggu Oppa.... Belajar Yang rajin Oppa Saranghae :* " ucap jiyeon sambil mengetik di layar Hpnya ]
"Hoam Aku ngantuk"LirihJiyeon Menumpukkan Wajahnya di atas buku.
"Eunji Aku ngantuk Kau kerjakan tugasku ne..."rengek jiyeon pada eunji.
"Ne ne..."Balas eunji. ini bukan pertama atau kedua kali Eunji mengerjakan tugas jiyeon.
"Kau memang sahabatku Yang paling baik,,,,, saranghae eunji-ahh"Ucap jiyeon berterimakasih pada sahabatnya.
"Sekarang".
"Aku akan ke atap Untuk istirahat sejenak"Tebak eunji memotong ucapan jiyeon. jiyeon mempoytkan bibirnya.
"Pergila Aku tak apa-apa"balas eunji.
"Gomawo.."Balas jiyeon mengecup pipi sahabatnya.
"Aish genit sekali,,,, Menjijikan"Teriak eunji karena Jiyeon kini Telah Lari. Eunju tersenyum Lembut melihat tingkah sahabatnya , Kemudian mengedarkan pandangannya mencari seseorang.
"Aku disini"Lirih Seorang namja Tepat di belakang Eunji.
"Oppa... Pogosippho"Lirih eunji tersenyum Manis.
"Akankah kita selamanya seperti ini"Lirih namja itu dudu di samping eunji.
"Mian"Balas eunji menunduk.
.
.
.
Jiyeon Kini berjalan menuju Atap.
"hhhhrrrssss huffthh hhhhhhsss hhuuuufffthh "Jiyeon menghirup udarah segar di atap , kemudian berjalan menuju dinding dan menyandarkan tubuh seenak mungkin. perlahan ia menutup mata hingga terlelap dan hidup di dunia minpi.
.
.
.
"Hoamm"Keluh sehun Bosan dengan penjelasan Guru Lee. "Membosankan"Lirihnya menumpukkan Wajah di atas buku. Yah begitulah tiap kali Guru Lee mengajar Murid-murid Merasa Bosan Walau ada beberapa Yang Memerhatikan dengan senang Hati Namun itu bisa di hitung dengan jari. sama seperti sekarang Iu yang sibuk Meraba Bibirnya sambil mengingat Kejadian PAgi Yang ia lalui Hari ini. "Menjijikan"Keluhnya . Dan entah kenapa Kepalanya menuntun Sang mata Melirik suho.
"Aishh"Kesal Iu melihat Wajah Suho.
suho yang tak sengaja pandangannya bertemu dengan Iu hanya menampakkan wajah datar nanpolos.
"Apa??"ucapnya tanpa Bersuara karena di tatap tajam oleh Iu.
Suho yang pura-pura bingun menulis Sesuatu di kertas Lalu memperlihatkan Tulisannya kearah Iu.
"BERHENTI MENATAPKU SEPERTI ITU, KAU INGIN MATA JELEK COPOT DARI TEMPATNYA??" itulah tulisan suho .. Beberapa dari murid yang juga melihat tulisan Suho melirik Iu sambil terkekeh.
"Apa mereka pacaran"Bisik salah satu siswa .
"Berna ciba Lihat MAtanya"Bisik Namja mengejek Iu. Sebagian murid mulai ber bisik dan tertawa sekecil mungkin.
Iu semakin menatap tajam Suho. Suho Hanya bergidik.
"Yak KAU..."Akhirnya Bom Iu meledak,,,,
"Yak Apa Yg Kau Lakukan??"Tanya Guru lee KArena Iu setengah berteriak dan berdiri dari duduknya.
"Bwahahahah"Murid-murid yang juga menahan tawa kini meledak.
"heughh"Keluh sehun Yang sadar Dari tidur singkatnya.
"Ada Apa??"Tanya sehun Kebingungan.
"Kalian jika ada masalah Selesaikan di luar Kelas..."Bentak Guru lee Pada Iu dan Suho. "Dan Kau Jika ingin Tidur Sebaiknya JAngan pernah Menginjakkan Kakimu di jam pelajaranku"Bentak Guru Lee pada sehun.
Iu, suho dan sehun Keluar Dari kelas dengan wajah kusut.
"Kau mau kemana ??"Tanya Suho pada sehun.
"Aku ngantuk"Balas sehun berlalu meninggalkan suho.
Iu yang bingun mau kemana Mengikuti Suho.
"Apa kau menyukaiku heoh??"Tanya suho
"Mwo??"KAget Iu.
"Kenapa kau mengikutiku??"Tanya Suho.
"eoh? itu karena aku tak tau akan kemana"Balas Iu setengah bertriak.
"Kaukan bisa Keperpus Menemui kedua temanmu .."Balas Suho Menyandarkan Diri di bawah pohon besar di taman belakang sekolah.
"Eoh,,,?"Balas Iu lalu meninggalkan Suho sambil mencibir.
.
.
.
"Minggu Besok Aku ingin kencan..."Ucap Eunji sambil mencatat.
"Kemana??"Jawab Namja Di sebelahnya.
"Kemana saja"JAwab eunji
"Apa kau tak Takut Jika temanmu Melihat Kita. Eunji menghentikan aktifitas menulisnya,
"Kau benar"Lirihnya pelan Sambil Menunduk.
"Huftthh,,, "NAmja itu membuang Nafas Berat.
"Jadi??"Tanya Namja itu meminta kepastian.
"Kurasa Kita Hanya bisaberkencang di tempat ini"Balas Iu tersenyum Garing.
Namja itu tersenyum Lembut Lalu mengacak rambut Eunji Yang berstatus sebagai kekasihnya.
"Saranghae.."Ucap Eunji.
"Nado saranghae..."Balas namja itu.
"Cup"Eunji mencium Singkat bibir namja itu, tanpa mereka ketahui Iu sang sahabat Eunji Membelalakkan matanya melihat pemandangan di depannya.
Iu melangaka meninggalkan perpus.
"Apa Aku salah Lihat??"Lirihnya Sambil berfikir keras.
"Tidak mungkin... hahahah ini sangat lucu .."Lirihnya Tersenyum garing.
"Mana mungkin Eunji dan Luhan Pacaran.."Ucapnya Menggelengkan kepala.
.
.
.
sehun berjalan menaiki sebuah tangga yang menuju keatap sekolah.
"hoamm,,,,"Keluh sehun sambil merenggangkan otot-ototnya.
-set- ia melihat seorang yeoja yang tak asing. _tap tap tap_ sehun berjalan mendekati yeoja itu dan tersenyum kecut menatap wajah yeoja itu yang tertidur lelap.
"Apa ia sangat menyanyangimu??"Tanyanya entah pada siapa. "Aku tau, Kau juga taukan??"Lanjutnya lagi.
"Huftthh"Sehun menghembuskan nafas berat dan ikut Duduk Di samping Yeoja itu.
Memejamkan mata untuk berfikir itulah yang sehun lakukan di samping yeoja itu . "Park jiyeon.. Maaf "Lirih Kemudian membuka KAncing bAju jiyeon secara perlan dan hati-hati karena tak ingin yeoja itu terbangun.
entah ide apa yang di pikirkan sehun kini iya membuka kancing ke tiga dan memperlihatkan sedikit belahan jiyeon. Ia meraih Ponselnya di saku .
"Kret - kret "Ia mengambil gambar jiyeon. menatapnya Sambil berfikir.
"Cup Kret" Sehun mengcup bibir jiyeon Dan mengambil gambar.
"eughnn"Keluh jiyeon .
"Dug dug dug"Sehun Melepas Kecupannya.
Jiyeon membelalakkan matanya Begitupun dengan Sehun.
"Apa Yang kau lakukan"Tanya jiyeon. Sehun tak menjawab .
-set- jiyeon melihat bajunya yang beberapa tak terkancing.
"Sehun-ahh Apa yang kau lakuna??"Tanya jiyeon menahan amarah.
Sehun yang di tanya tetap Diam.
"Apa Yang kau lakukann?"Kesal Jiyeon berteriak di depan sehun.
Sehun tersenyum Kecut.
"Apa kau tau , Rasanya Kehilangan ibu?? Apa Kekasihmu Tau rasa Kehilangan orang Yang di cintai heo??"Tanya sehun.
"Heoh??"Kaget jiyeon dan kini ia tau kemana arah pembicaraan sehun.
"Cih... Apa kau ini bodoh,,,, Apa kau punya bukti ia Yang membunuh ibumu Heo??"Tanya jiyeon tepat Di depan Wajah Sehun.
"Ibumu Seorang penderita penyakit JAntung..."Lanjut jiyeon mengancing kembali bajunya.
"Pengecut..."Ucap jiyeon Sebelum Akhirnya meninggalkan sehun.
"Kita Lihat Saja siapa Yang pengecut"Lirih Sehun Melihat Punggung Jiyeon Ynag semakin Menjauh.
.
.
.
*****
Jiyeon menatap Wajahnya Di depan cermin. "Kurasa Cukup"Lirihnya tersenyum,
-dddrrrtttttt ddrrttttt-
"Ne Aku Turun"Ucap jiyeon Meraih Tasnya Dan.
Kajja"Kai membuka pintu Mobil untuk Kekasihnya.
"KAu terlihat Lebih cantik"Lirih kai menutup Pintu yg ia bukakan untuk Jiyeon.
"Kita Mau kemana??"Tanya Jiyeon
"Kencan"Balas Kai
"Tidak Ada Latihan Malam Ini??"TAnya jiyeon.
"Aku sudah Minta ijin sama oppamu"Balas kai.
.
.
.
Jiyeon - dan kai Berjalan-jalan di sekitar taman kota seoul.
"Aku ingin,, Kelak Kau akan Melamarku di tempat ini"Ucap jiyeon mempererat genggamannya .
baik Akan ku lakukan "Balas kai. Jiyeon tersenyum manis Dan Mendudukkan Diri Di salah satu bangku Taman. "Aku sangat sangat sangat Senang"Ucap jiyeon . Kai ikut duduk di Smping Jiyeon.
"Senang Kenapa??"TAnya kai Memaingkan tangannya di atas rambut jiyeon.
"Entah.. Setiap Bersamamu Aku Selalu merasa senang bahagia,,"JAwab jiyeon menatap wajah sang kekasih.
Kai menyunggingkan senyum Lembut Pada kekasihnya. "Cup"Mengecup Lembut bibir jiyeon. "Kuharap Kita di takdirkan untuk bersama"Lirih kai dan membawa jiyeon dalam pelukannya.
Kai semakim mempererat pelukannya Memejamkan Mata di Di tengkuk jiyeon.
"Mwo??"KAget jiyeon membelalakkan mata Melihat Sehun Mentap Tajam Kerah mereka .
.
.
.
"oppa Aku lapar"Lirih jiyeon Kini Pikirannya acak-acakan.
"Baiklah"balas Kai melepas pelukannya. jiyeon masih menatap tempatsehun berdiri tadi,
"Kenapa?? Ada apa??"TAnya Kai mengikuti Arah yang jiyeon lihat.
"Anni Kajja"balas Jiyeon tersenyum kaku.
.
.
.
"Kau dari mana?? Apa kau minum-minum LAgi??"TAnya Tuan Oh pada putranya. Sehun Tersenyum Kecut. "Appa Belum Tidur"Tanya Sehun berjalan Lunglai .
"KAu ini kenapa?? "Tanya Tuan oh Membantu sehun berjalan menuju KAmar.
"Appa Tadi Aku melihat Ibu ..."Ucap Sehun Yang setengah sadar.
"Sebaiknya KAu istirahat..."Ucap tuan Oh menuntun Sehun berbaring Di kasur... Seharusnya Kau tak Boleh minum Umur mu MAsih Di bawah Rata-rata"UCapa Tuan Oh Menyelimutin putranya.
"Appa KAta Ibu ia akan Kembali Besok Pagi Karena Ny.kim Menyuruhnya Tingga karena Akan Ada Acara MAkan malam"Ucap Sehun. Tuan Oh Mematung Menatap putranya , "Tidurlah"Lirih tuan kim Mematikan Lampu Kamar Sehun.
.
.
.
****
"Appa Pergi "Pamit Tuan Oh pada Putranya.
"Hati-Hati"Balas Sehun Kemudian Berjalam Menuju Kamar mandi.
.
.
.
"Gomawo tuan Oh"Ucap jiyeon tururn dari mobil.
-set- tanpa Sengaja jiyeon bertemu Sehun. jiyeon melempar wajah.
"Iu"Teriak jiyeon yang melihat sahabatnya. Sehun menatap Punggung jiyeon yang setengah berlari kearah Iu.
.
.
.
kai tersenyum bahagia mengingat moment-moment yang ia lalu semalam bersama jiyeon.
"Ekhem-ekhem"D.o Bedehem.
"Do kyungsoo...."Ucap Kai memeluk Gemas sahabatnya.
"Yakk Lepaskan"Teriak D.o Yang merasa Sesak.
"Kau ingin Membunuhku Heoh??"Kesal Do. Kai Hanya tersenyum Tanpa Dosa.
-ddrrrr drrrttt-
Stelah Membuka pesan Yang masuk Kai mengepalkan Tangannya. Hatinya terasa sesak matanya Mulai perih Menahan Amarah.
"Kau kenapa??"TAnya D.o
"Annyeongg..... "Sapa Krystal,
"Annyeongg "Balas D.o
krystal menatap kai YAng tak membalas sapaannya.
"Kai-ahh"lirih krystal Mendekati kai .kai tak menghiraukan krystal Dan melangkah meninggalkan Kelas.
"Ada Apa Dengannya"Heran krystal. D.o Mengangkat bahunya.
.
.
.
sehun tersenyum Miring menatap LAyar Ponselnya.
"Ini baru permulaan"Lirihnya.
.
.
.
*****
21:00
Kai yang baru pulang latihan Melesat menuju rumah Jiyeon.
TAnpa basa-basi dengan Maid2 di rumah jiyeon kai berjalan menuju kamar sang kekasih.
"Tok-tok tok"Kai mengetuk pintu kasar . "Ada Ap cup cup Blam"Kai mencium kasar jiyeon menutup pintu dan Menuntun jiyeon Ke arah kasur tanpa melepas ciumanya.
"puk puk puk"Jiyeon menepuk pelan Dada Kai . "hos hos hos"Deru nafas keduanya . Kai menyembunyikan Wajahnya di atas dada jiyeon.
"Ada Apa"tanya Jiyeon memeluk Kepala Kai yang ada di atasnya.
"Apa yang sehun Lakukan padamu??"Tanya Kai.
Jiyeon terlihat kaget.
"Apa maksudmu oppa??"Tanya JIyeon.
"Apa ia Mencimmu paksa??"TAnya KAi. Jiyeon membelalakkan matanya.
"Oppa . ."
"Dia Mengirim GAmbar Dimana KAlian berciuman... "Lirih kAi mengangkat Wajahnya dan menatap sang kekasih.,
"Oppa aku.."
"Ia aku tau kau di paksa"Potong Kai.
"Oppa aku takut ,, hiks hiks"Jiyeon kini menangis. "Tenang... aku salah di sampingmu... dan ingat kau jauhi pria itu,"Ucap kai mengelus rambut sang kekasih.
.
.
.
*****
Kali ini Kai mengantar jiyeon kesekolah.
"Belajar yang rajin dan ingat jika terjadi sesuatu segera hubungi aku,,,"Ucap kai.
.
.
.
"annyeongg "Sapa jiyeon Pada KEdua sahabatnya Iu dan Suzy.
"Iu belum Datang"LAnjut jiyeon mendudukkan diri di bangku.
iu yang mendengar ucapan Jiyeon terlihat gelisah, bagai mana tidak Waktu beragkat tadi dimana tepat di Samping Mobil Yang ibunya kendarai tanpa sengaja Ia melihat seorang Yeoja dan Namja YAng tak asing Sedang TErtawa Di atas bis , yah seperti yang kita tau Kedua Manusia itu tak lain dan sudah pasti eunji dan luhan.
"Annyeonggggg??"Sapa eunji
"Baru juga di bicarakan"Ucap jiyeon/
.
.
.
- kantin-
jiyeon dan ketiga sahabatnya asyik menyantap makanan dan minuman.
"Changi-ahh"Ucap seorang namja.
"Mwo??"KAget Jiyeon, Iu dan eunji.
"Myungsoo , Kalian Sudah Jadian??"Tebak Iu.
Suzy tersipu malu.
"Yakkk Jaad Sekali Kau tak menceritakan Pda kami"Ucap Iu mempoytkan Bibirnya.
"Berarti HAri Ini Kita di traktri donk..."Teriak Jiyeon.
"Mwo..."Kaget Suzy.
"Wae??"Tanya Ketiganya.
"Anniyo... Nde oppa Kalian MAukan mentraktir teman-temanku Sepeluang Sekolah nanti??"Tanya Suzy.
"Ne Baiklah"Balas Myungsoo.
.
.
.
jiyeon eunji Iu suzy dan myungsoo Kini berada di salah satu butik terkenal.
beberapa jam kemudian mereka keluar dengan menjinjing bberapa belanjaan.
"Omo Myungsoo-ah gomawo,,, Semoga Kalian di takdirkan untuk bersama selamanya."Ucap jiyeon.
"Kalian hati-ahati di jalan yah"Ucap Iu.
"Ne Kami jalan duluan"Balas Iu Masuk kedalam Mobil
"Huftthh Suzy menghela napas.. Oppa"Lirih Suzy.
"Tidak Apa-apa, Hitung-hitung Kita merayakan Hari Jadi"Balas myungsoo.
Suzy tersenyum Kecut.
.
.
.
"Hwa.. aku tak sabar Menggunakan Baju ini .. "Ucap Eunji.
"Ne"Jawab Jiyeon Dan Iu.
"Eh tunggu Besok lusakan Hari jadimu Yang setahun dengan kai"Ucap Eunji pada jiyeon.
"Itu berarti kita akan berbalanja LAgi" teriak Iu dan eunji.
YAp begitulah mereka Setiap hari jadi harus di traktir. itulah alasan Eunji merahasiakan Hubungannya dengan luhan.
"Ahh Aku rasa Aku harus pergi"Ucap jiyeon karena jemmputannya Sudah tiba.
"HAti- HAti"Ucap Iu.
"Oh iyya Kai-ahh JAngan Lupa Besok lusa"Ucap eunji.
"Aish Kalian ini"Balas Kai
Eunji dan Iu terkekeh.
Sepeninggalan Jiyeon Iu menatap lekat Eunji.
"Apa?? kenapa menatapku seperti itu??"Tanya Eunji
"Apa hubunganmu dengan luhan Eoh??"tanya Iu.
"Mwo??"kaget eunji
"Apa maksudmu"LAnjut eunji tersenyum kaku.
"kau jangan berpura-pura bodoh, aku melihat kalian tadi pagi, dan waktu di perpus kau menciumnya"ucap Iu.
eunji menunduk.
"Mian sebenarnya Aku dan luhan Pacaran"Jawab eunji menunduk.
"Kenapa tak memberitahukan kami?? tanya Iu.
"Itu itu,, kau tau sendirikan Luhan Hanya orang biasa. tidak mungkin ia akan mentraktir kalian"Balas eunji tak berani menatap sahabatnya. Iu terdiam .
"Iu-ahh ku ohon jangan beritahu jiyeon dan suzy"Lirih eunji.
"tapi"
"Aku mohon.."
"Baiklah, tapi tas yang kau beli tadi harus jadi milikku"Ucap Iu tersenyum .
"Mwo tapi"
"YA sudah kalau kau tak mau "Balas Iu
"Asih kau ini licik sekali..."Timpal eunji menyerahkan Tas yang ia pilih tadi
.
.
.
*****
pukul 19"\:15
jiyeon mersa bosan di rumah.
ia memutuskan untuk jalan-jalan di sekitar taman.
jiyeon duduk menikmati indahnya malam. melihat manusia berlalu lalang , ada yang berbain futsal ada juga yang bermain basket.
"Jiyeon-ahh"Teriak tao yang melihat Jiyeon
"Tao, sedang apa kau"Tanya jiyeon.
"Latihan "Balas tao Duduk di samping Jiyeon dan meneguk air mineralnya.
"JAdi Tim basket mulai aktif?"tanya jiyeon.
"Ne kami ikut lomba Tingkat sekolah.. adan Aku akan mengalahkan kekasihmu hahaha"Ucap tao.
"Jangan mimpi ... KAu lupa chanyeolkan Ada di sana"ucap Jiyeon membanggakan Kakakknya,
"Dan kau juga jangan Lupa Kami di latih Sama Hyung kriss Saingan terberat Kakakmu Waktu Smp hahahah"Tawa tao . jiyeon melihat kearah namja yang sedang latihan basket. kris melambaikan tangannya.
jiyeon tersenyum sambil membalas.
"Kudengar Sehun Mengirim pesan gambar ke kai"Lirih Tao.
"Ne" balas Jiyeon.
"tenang saja Aku dan xiumin akan memata-matainya"Balas Tao kemudian bergabung dengan YAng lain.
jiyeon mengedarkan pandangannya dan tak sengaja menatap sehun.
"Mwo dia ..."TAnya jiyeon .
"Ne dia satu tim dengan kami... mau bagai mana lagi .. tak ada yang ingin gabung kecuali mereka,
jiyeon menatap lekat sehun.
"menyebalkan"lirih jiyeon mengedarkan pandangannya kearak kris namun siapa yang tau ia malah melihat eunji yang memberikan air mineral ke Luhan dan yang lain.
"Apa yan eunji lakukan??"TAnya Jiyeon.
"Apa MAksudmu??"tanya tao
"Kenapa eunji Ada di sana??"TAnya Jiyeon
"Diakan pacarnya Luhan Selama beberapa hari kami Latihan Ia Selalau membagikan Kami Air"Jawab Tao Polos.
"Mwo,,??"Kaget jiyeon
jiyeon melangkah kearah Eunji .
"Bruk" Sebuah Bola berhasil Mendarat Di wajah jiyeon.
"Mwo- jiyeon-aahh " Kris Membantu Jiyeon berdiri wajahnya memerah Hidungnya Mulai berdarah.
"Sehun-ahh Kau Tolong Obati dia "Ucap kris.
"Biar aku saja"Balas Tao.
"Sudah Sebaiknya Kau Ajari yang LAin."ucap Kris
.
.
.
entah ini keberuntungan sehun atau apa.
"Aku bisa sendiri"Ketus jiyeon
Sehun tak menghiraukan Jiyeon
"Aku bisa sendiri"Bentaknya Mengambil kapas dari tangan Sehun .
"Sebaiknya kau diam dan jangan bergerak"Ucap sehun menyandarkan JIyeon Di banku yang ia duduki. wajah mereka sangat dekat bahkan hembusan nafas sehun menerpa wajah jiyeon.
jiyeon menatap lekat wajah sehun. putih manis tamvan apalagi saat ini keringat yang mengalir di dahi sehun melengkapi Wajah tanvan sehun yang menggoda. jiyeon melang ludahnya susah payah.
-set- sehun menatap jiyeon.
Lama mereka bertatapan.
"Ehemm"Lay berdehem.
"Kau"Kesal jiyeon menunjuk Lay.
"Mian Aku tak sengaja..."Balas Lay.
"KAu tak apa??"tanya eunji Pada sahabatnya.
jiyeon mendongak menatap sahabatnya.
"Aku butuh penjelasanmu.."Ucap jiyeon menatap tajam sahabatnya.
.
.
.
*****
Eunji , suzy dan Iu kini memilih-milih barang yang ingin iyya miliki.
-restaurant-
"Gomawo kai-ahh"Ucap Iu.
"Yak kalian Cepatlah Cari kekasih... KAmi juga ingin di traktir dengan kekasih kalian."ucap Suzy.
"uhuk-uhuk"eunji tersedak.
"pelan-pelan"lirih Iu.
Eunji menatap Jiyeon. jiyeon melempar wajah.
"Yasudah Kami jalan duluan , kalian makanlah sepuasnya"Pamit jiyeon.
"Gomawo jiyeon-ahh"Ucap Iu dan Suzy .
.
.
.
"yeobseo?"ucap namja di sebrang sana.
"ne akau segera kesana"balas kai.
"Ada apa"Tanya jiyeon
"Eomma Mual Lagi"Balas Kai
.
.
.
Kai dan jiyeon Menemani Ny.kim.
"Ahjumma Mian jiyeon tidak Bisa Menemani ahjumma"Pamit jiyeon.
"tidak apa-apa"Balas Ny.kim
"Apa Kau tak ingin di antar Kai??"Tanya Ny.kim
"Anni Sebaiknya iya Menemani ahjumma. Ahjussi Oh Akan menjemputku"Balas jiyeon.
kai mengantar jiyeon sampai depan pintu.
"HAti-hati "Pesan Kai mengecup dahi jiyeon,
.
.
.
"Sehun-ahh Ayolah KAu jemput Anak tuan Park.. Appa tidak enak badan"Ucap Tuan oh pada putranya.
"Shiro"Tolak Sehun.
"Apa kau ingin Appa di pecat??"
"Biarkan saja" balas sehun.
"Lalu appa akan bekerja di mana heoh??"Kesal tuan Oh
"Aishh Menyebalakan"Keasl Sehun mengacak rambutnya.
.
.
.
"Ahjussi kenapa lama sekali"Kesal Jiyeon Menaiki mobilnya.
sehunyang menggunakan Topi tak menjawab jiyeon.
"Aku lelah"Lirih jiyeon Menutup matanya.
sehun fokus mengendarai.
"Dug Dug dug"Suara mobil yang di kendarai sehun mulai macet .
"Apa yang terjadi "lirih sehun.
Sehun melirik jiyeon . "Yeobseo,, appa Mobilnya mogok"Ucap Sehun.
"Mwo Aigoo appa Lupa , Baiklah Appa Akan KAesana ,kalian dimana"tanya tuan oh di sebran sana.
5 menit
"Ahjussi kita dimana kenapa berhenti "Tanya Jiyeon.
"Ahjussi..."tanya jiyeon lagi.
"Ahjusssi???"Tanyana jiyeon menepuk punggung sehun.
"Ah ju ahhhhhh"Teriak jiyeon Karena Wajah sehun kini di depan matanya.
"Kau??"Tunjuk Jiyeon/
"Apa KAu tak bisa diam Heoh?? Cerewet sekali"Kesal Sehun ,
"Kemana Ahjussi oh.. ?? Apa kau menculiknya.. karena dia supirku ,,??"tanya jiyeon
"Dan sekarang Kau ingin Menculikku Lalu membunuhku begitu.."Tanya jiyeon
Sehun merasa kesal dan terlintas sebuah ide untuk membalas Rasa sakitnya.
"PArk jiyeon"Lirih Sehun dengan suara Menakuti
Sehun Berpindah duduk di samping jiyeon.
"Apa yang ingin kau lakukan Heo??"TAnya Jiyeon. Sehun tersenyum mengerai.
Sehun merenggangkan otot jari lengan dan lehernya membuta jiyeon bergidik.
sehun semakin mendekati jiyeon hingga bersandar Di pintu mobil.
"Apa Dengan mencekikimu kau akan mati??'Tanya sehun di depan wajah jiyeon.
"Sehun-ah kumohon jangan Lakukan itu"Ucap jiyeon ketakutan.
"Apa dengan membunuhmu Dia akan merasa sakit??"TAnya sehun LAgi.
"Ahh toll..llllldsbjdhjfhjd"Sehun membekam mulut jiyeon.
"Jika kau tak ingin mati mudah... sebaiknya tutup bibirmu"Ucap Sehun
"Apa YAng Kau inginkan??"Tanya Jiyeon gemetar.
"Kau aku ingin Kau"Balas Sehun. jiyeon membelalakkan Matanya.
"Apa maksu hmmmbbhh.. lepshnmmm"Sehun kini Mencium kasar jiyeon melepas satu-persatu kancing baju wanita itu.
"Kumohon lepaskan Aku."Mohon jiyeon air matanya kini mengalir. Sehun tak menghentikan aksinya ia sangat-sangat-sangat ingin menyakiti orang-orang di sekitar kai. sehun mengecup leher jieon dan meninggalkan tanda di sana.
Jiyeon hanya pasrah. tak bisa berbuat apa-apa.
"hiks hiks"Jiyeon mulai terisak. sehun menghentikan aksinya menjauhkan Wajahnya Dari Leher jiyeon, menatap wanita itu.
"hos hos Mian"Lirihnya meninggalkan jiyeon seorang diri di atas mobil
-
-
tak berapa lama Tuan Oh akhirnya datang.
"Agassi kau ... Omo agasssi.."Kaget tuan oh Melihat keadaan jiyeon yang berantakan.
"Ahjussi hiks hiks"Jiyeon Menangis Sejadi-jadinya.
"Apa Yang terjadi??"Tanya Tuan oh Memasang JAket di Tubuh jiyeon.
"Kemana Sehun?? Sipa yang melakukan ini??"Tanya Tuan oh.
Jiyeon terdiam.
"Ahjussi tidak di culik olehnya?? Ahjussi mengenalnya"Tanya Jiyeon.
TBC
Mian jika ada kata dan bahasa yang salah
Jgn lupa Rcl
mian banyak typo..
Kritik dan saran
__ MhilaJK____
Mian postnya kelamaan :v :v
Apa anda menanti FF ini???
Kuaharap iya :) #edisiNgarep
Masih ingat kah kalian dengan FF ini??
Kuharap iya
Masih minat kah kalian membaca FF ini??
kuharap iya
Elah kebanyakan bacot :v
Yaudin langsung aje yeh ,,,
Upss Ingat RCL (Cobalah menghargai karya seseorang)
CAST : Oh Se Hun a.ka Sehun
Kim Jong In a.ka Kai
Park Ji Yeon a.ka Jiyeon
Jung soo Jung a.ka Krystal
GENRE : Other
AUTHOR : MhilaJK
FB : Mhila Ariezha
Twitter : @mhila_ji
"Appa... ??"Tegur Sehun Melihat appanya yang asyik melihat aktifitas manusia berbelanja.
"Eoh sehun ..."Kaget Tuan Oh.
"Apa yang appa Lakukan Disini??"Tanya Sehun...
"Heoh ...?? Kau sendiri apa yang kau lakukan disini??"Tanya Tuan Oh.
"Apa Kau Minum-Minum Lagi..."tanya tuan Oh lagi.
"Tuan Oh antar kami ke.. "ucapan jiyeon terpotong Melihat Sehun.
"Kau..."Tunjuk Jiyeon pada Sehun. Iu dan Suzy Juga Kaget.
"Apa Kau mengikuti Jiyeon ..?? Apa Kau Menyukainya??"tanya Iu Menatap sehun Dari atas Sampai Bawah.
"Hey kau sadarlah... Kau tak Pantas Untuknya... Apa Kau tak punya cermin??"Omel Iu.
Sehun Menatap Tajam Iu.
Jiyeon Yang heran dengan tingkah sehun Yang seakan-akan Mengikuti Dirinya menghela nafas berat
"Mian sehun-ahh Tapi jujur Aku sangat risih dengan tingkahmu.."ucap Jiyeon sinis.
"Kajja tuan Oh antar Kami ke Mini Club"
"Mwo tapi Agassi masih di bawah umur"Ucapa tuan Oh
"Mian tuan Oh tapi Mini Club itu milik ayah Suzy Teman Agassi, Jadi sebaiknya antar saja, "Balas Ny. Han.
Tuan Oh Melirik Sehun.
Jiyeon yang Mengikuti arah pandangan Tuan oh.
"Apa Tuan Oh mengenal Sehun??"TAnya Jiyeon.
Sehun terlihat kaget.
"Yak pak tua . . Lain kali jangan memarkir mobil Disini, Lagi Pula mobil tidak lecet, Jadi saya tidak perlu ganti rugi..."Ucap sehun berdrama tak ingin jika jiyeon tau bahwa tuan oh adalah ayahnya. tuan oh mengerutkan keningnya.
"Dan kau Jangan terlalu Ge er , Aku kemari bersama teman-temanku" ucap sehun menunjuk teman-temannya.
"mwo??"Balas jiyeon.
"Dan Kau,,, Lebih bai kau yang bercermin... Lihat pipimu Kelebihan lemak,, Dan Lain kali Kau minumlah susu Peninggi"Celeteuk Sehun PAda Iu.
"Dan" Sehun melirik Suzy.
"Maaf Aku tak sengaja Melempar Bola kearah Mobilmu... dan kurasa tak ada yang lecet. Jdi tak ada yang perlu ku pertanggung jawabkan... Jadi Selamat Malam Ny.Park"Ucap Sehun Melangkah menuju TEman-temannya.
Tuan Oh yang sejak tadi Mangap Tak mengerti Menggelengkan kepalanya.
"Mwo... hwa hwa hwahahahahaha.... Kurasa Aku salah berpikir tentangnya... "Ucap jiyeon tertawa garing.
"Dan aku pun Begitu.."Kesal Iu.
"Kan sudah Ku bilang,,"Balas Iu Menyunggingkan senyum.
"Dia belum Tau kita siap...."Kesal Iu MAsuk Kedalam Mobil.
.
.
.
"Jadi Bagaimana??"Tanya Tao Mengajak Sehun Dan Teman-temannya Gabung Di tim Basket.
"Ya sudah . . ."Jawab Sehun .
"Kalian??"Lanjut Sehun.
"Baiklah..."Balas Lay.
"Gomawo..."Tao berterima kasih akhirnya dia punya anggota.
"Tao..."Teriak Xiumin.
Tao mengalihkan pandangannya dan MEmbungkuk pada Namja di Belakang Xiumin.
"Kami dapat Dua Anggota"Ucap xiumin menghampiri Tao.
"Annyeong sumbae"Sapa tao pada Kris.
"Aku dapat Empat"Ucap Tao mengalihkan Pandanganya Pada sehun dan kawan-kawan.
"Mwo??"Kaget xiumin Melihat sehun.
"Biasa kita bicara Sebentar??"Lanjut xiumin.
Tao dan xiumin menjauh.
"Apa maksudmu Mengajak Sehun bergabung??"Tanya Xiumin.
-Pletak- sebuah jitakan mendarat di dahi xiumin.
"Ini Lebih memudahkan kita untuk Mengetahui Apa dia yg Meneror ahjumma kim"Jelas tao . xiumin menganggukkan kepalanya mengerti.
"Ternyata Kau Cerdas juga"Balas Xiumin Tersenyum Meledek.
.
.
.
"PAnggil hyun saja"Ucap Kris tak enak di pnggil Sumbae.
"Jadi kapan kalian siap Latihan??"Ucap Xiumin Yg ikut Gabung.
"Terserah KAlian Kami ikut Alur saja"Jawab Suho.
.
.
.
******
Seperti biasa jiyeon di antar Tuan OH.
"Gomawo..."Ucap jiyeon Sebelum Masuk Ke gerbang.
.
.
.
"Menyebalkan,,,,,"Kesal Iu entah pada siapa..
"Kau kenapa??" Ucap Jiyeon Duduk di depan bangku Iu.
"Kau tau Hari ini Aku naik Bis , Dan Apa Kalian Tau.. Sehun Dan Suho Juga Menaiki Bis itu."Ucap Iu menggebu-gebu
"Lalu??"Tanya eunji
{[ Iu Bergegas Menaiki Bis dan Duduk Di samping seorang nenek- Nenek. Tanpa Iu ketahui Namja Yg duduk Di sebarang Bangkunya Adalah Suho Dan sehun..
"Jadi ini Yeoja yg menyuruhmu Bercermin"Seru suho Sengaja Memperbesar Volume suaranya.
Sebagian penumpang Melirik Suho begitupun Iu.
"Mwo?"Kaget Iu Lalu melirik Sehun Yg duduk di samping Suho.
"Kalau Menurutku Dia yang Seharusnya Bercermin... Atau jangan-jangan Dia Malu Bercermin karena Pipinya Badannya Pahanya Yang di Penuhi Lemak, Atau Tingginya... hahahah"Ucap Suho Terbahak.
"Bisa jadi" Jawab Sehun.
"Penumpang semakin Menatap Suho.
"Ada ap dengannya"Bisik salah Seorang yeoja.
"Oh iya Biasanyakan KAlau Wanita ber bandol Pink Dan Kacamata Berwarna Biru, Terlihat Imut,, Tapi Kurasa Yeoja itu tidak,, Melainkan Ia Mirip Badut,,, hahahah"Lanjut Suho
"hahahahaha"Sehun ikut tertawa.
"hiihii hahaha wkwkwkw"Berepa Orang yang di atas bis itu ikut tertawa Sambil Melirik kearah Iu.
"Benar Lihat Pipinya"Bisik Yeoja Yng duduk Sederetan Dengan Suho.
"Pahanya lumayan "Bisik Namja.
Iu menatap Tajam Suho. "Yak Kau...!!"Teriak Iu berdiri dan berniat Memukul Suho namun nihil Sang Supir Me rem Mendadak Hingga Iu terjatuh Tepat Di kaki Suho.
"Mwo apa yang Kau lakukan??"TAnya Suho Sok polos.
Iu meringis kesakitan. "Aish Awas kau ,,"Batin Iu merapikan Rambutnya.
"Apa Kau akan BerSujud Terus??"Ucap Suho Membantu Iu Berdiri - Modus-
"Kau tidak Ap Cup"Ucapan Suho Terpotong KArena Kini Bibir Iu mendarat Tepat Di bibirnya Akiban REm Mendadak Sang Supir Lagi.
"kya,,,"Triak Iu mendorong Suho.
"Dasar namja Mesum"Bentaknya.
"Yak Pak supir Jika Kau tak pandai Mengemudi Sebaiknya JAngan Bekerja Jadi Supir "Kesal Iu pada sang supir Dan turun Dari bis itu.
"Ada apa denganya"Lirih sang supir heran.]}
"Lalu Kau Kesekolah Jalan Kaki!!"tebak Jiyeon.
"Begitulah"Jawab Iu kesal.
.
.
.
"annyeongg..."Sapa Guru Lee.
"Bagaimana Tugas kemarin??"Tanya Guru lee
"Baiklah Saya Akan mengabsen Sambil Mengumpul Tugas.
"Bae soo ji..."Lirih Guru lee mengabsen.
"Hadir "Ucap Suzy Menyimpan Tugasnya. dan Mengabsen Satu persatu Muridnya.
"Park Ji yeon"
"Hadir" ucap jiyeon.
35 menit para murid di suruh untuk Menyalin , Sedangkan Guru lee Memeriksa Tugas-tugas para muridnya.
"Park Jiyeon.."Panggil Guru Lee
"Ne"Jawab Jiyeon.
"Angkat Kaki dan Ambil Bukumu Jangan Kembali Sebelum Kau mengerjakan Tugasmu"Ucap Guru lee Menatap Tajam Jiyeon.
Jiyeon Melangkah Keluar Sambil Mencibir.
"Luhan.. , Eunji , , , kalian.."
"Angkat Kaki dan Ambil buku,Jangan Kembali Sebelum Mengerjakan Tugas"Ucap Eunji dan Luhan bersamaan.
Guru Lee menatap tajam Keduanya.
.
.
.
_perpustakaan_
"Kau juga tak Mengerjakan Tugas"Tanya Jiyeon Setengah Meledek.
"Aish Dia menyebalkan"Kesal eunji.
"Sudah kan Ada aku,,,"balas jiyeon.
"aish Apa kau tak malu sekali seminggu di hari yang sama di jam yang sama berada Di perpus,,"Celetuk eunji.
"Buat apa Malu, kan isinya Seperti biasa, Ada kau aku dan luhan dari kelas kita .. dan coba lihat pria tinggi itu... dia juga minggu lalu disini... dan lihat wanita gendut itu... dia juga minggu lalu disini jadi buat apa malu."BAlas jiyeon sambil merai ponselnya di saku.
"Benar juga sih"lirih eunji.
jiyeon bukannya Mencari saol malah asyik Dengan kegiatan sendiri.
[ "Oppa Sedang belajar?? mmm Mian Aku mengganggu Oppa.... Belajar Yang rajin Oppa Saranghae :* " ucap jiyeon sambil mengetik di layar Hpnya ]
"Hoam Aku ngantuk"LirihJiyeon Menumpukkan Wajahnya di atas buku.
"Eunji Aku ngantuk Kau kerjakan tugasku ne..."rengek jiyeon pada eunji.
"Ne ne..."Balas eunji. ini bukan pertama atau kedua kali Eunji mengerjakan tugas jiyeon.
"Kau memang sahabatku Yang paling baik,,,,, saranghae eunji-ahh"Ucap jiyeon berterimakasih pada sahabatnya.
"Sekarang".
"Aku akan ke atap Untuk istirahat sejenak"Tebak eunji memotong ucapan jiyeon. jiyeon mempoytkan bibirnya.
"Pergila Aku tak apa-apa"balas eunji.
"Gomawo.."Balas jiyeon mengecup pipi sahabatnya.
"Aish genit sekali,,,, Menjijikan"Teriak eunji karena Jiyeon kini Telah Lari. Eunju tersenyum Lembut melihat tingkah sahabatnya , Kemudian mengedarkan pandangannya mencari seseorang.
"Aku disini"Lirih Seorang namja Tepat di belakang Eunji.
"Oppa... Pogosippho"Lirih eunji tersenyum Manis.
"Akankah kita selamanya seperti ini"Lirih namja itu dudu di samping eunji.
"Mian"Balas eunji menunduk.
.
.
.
Jiyeon Kini berjalan menuju Atap.
"hhhhrrrssss huffthh hhhhhhsss hhuuuufffthh "Jiyeon menghirup udarah segar di atap , kemudian berjalan menuju dinding dan menyandarkan tubuh seenak mungkin. perlahan ia menutup mata hingga terlelap dan hidup di dunia minpi.
.
.
.
"Hoamm"Keluh sehun Bosan dengan penjelasan Guru Lee. "Membosankan"Lirihnya menumpukkan Wajah di atas buku. Yah begitulah tiap kali Guru Lee mengajar Murid-murid Merasa Bosan Walau ada beberapa Yang Memerhatikan dengan senang Hati Namun itu bisa di hitung dengan jari. sama seperti sekarang Iu yang sibuk Meraba Bibirnya sambil mengingat Kejadian PAgi Yang ia lalui Hari ini. "Menjijikan"Keluhnya . Dan entah kenapa Kepalanya menuntun Sang mata Melirik suho.
"Aishh"Kesal Iu melihat Wajah Suho.
suho yang tak sengaja pandangannya bertemu dengan Iu hanya menampakkan wajah datar nanpolos.
"Apa??"ucapnya tanpa Bersuara karena di tatap tajam oleh Iu.
Suho yang pura-pura bingun menulis Sesuatu di kertas Lalu memperlihatkan Tulisannya kearah Iu.
"BERHENTI MENATAPKU SEPERTI ITU, KAU INGIN MATA JELEK COPOT DARI TEMPATNYA??" itulah tulisan suho .. Beberapa dari murid yang juga melihat tulisan Suho melirik Iu sambil terkekeh.
"Apa mereka pacaran"Bisik salah satu siswa .
"Berna ciba Lihat MAtanya"Bisik Namja mengejek Iu. Sebagian murid mulai ber bisik dan tertawa sekecil mungkin.
Iu semakin menatap tajam Suho. Suho Hanya bergidik.
"Yak KAU..."Akhirnya Bom Iu meledak,,,,
"Yak Apa Yg Kau Lakukan??"Tanya Guru lee KArena Iu setengah berteriak dan berdiri dari duduknya.
"Bwahahahah"Murid-murid yang juga menahan tawa kini meledak.
"heughh"Keluh sehun Yang sadar Dari tidur singkatnya.
"Ada Apa??"Tanya sehun Kebingungan.
"Kalian jika ada masalah Selesaikan di luar Kelas..."Bentak Guru lee Pada Iu dan Suho. "Dan Kau Jika ingin Tidur Sebaiknya JAngan pernah Menginjakkan Kakimu di jam pelajaranku"Bentak Guru Lee pada sehun.
Iu, suho dan sehun Keluar Dari kelas dengan wajah kusut.
"Kau mau kemana ??"Tanya Suho pada sehun.
"Aku ngantuk"Balas sehun berlalu meninggalkan suho.
Iu yang bingun mau kemana Mengikuti Suho.
"Apa kau menyukaiku heoh??"Tanya suho
"Mwo??"KAget Iu.
"Kenapa kau mengikutiku??"Tanya Suho.
"eoh? itu karena aku tak tau akan kemana"Balas Iu setengah bertriak.
"Kaukan bisa Keperpus Menemui kedua temanmu .."Balas Suho Menyandarkan Diri di bawah pohon besar di taman belakang sekolah.
"Eoh,,,?"Balas Iu lalu meninggalkan Suho sambil mencibir.
.
.
.
"Minggu Besok Aku ingin kencan..."Ucap Eunji sambil mencatat.
"Kemana??"Jawab Namja Di sebelahnya.
"Kemana saja"JAwab eunji
"Apa kau tak Takut Jika temanmu Melihat Kita. Eunji menghentikan aktifitas menulisnya,
"Kau benar"Lirihnya pelan Sambil Menunduk.
"Huftthh,,, "NAmja itu membuang Nafas Berat.
"Jadi??"Tanya Namja itu meminta kepastian.
"Kurasa Kita Hanya bisaberkencang di tempat ini"Balas Iu tersenyum Garing.
Namja itu tersenyum Lembut Lalu mengacak rambut Eunji Yang berstatus sebagai kekasihnya.
"Saranghae.."Ucap Eunji.
"Nado saranghae..."Balas namja itu.
"Cup"Eunji mencium Singkat bibir namja itu, tanpa mereka ketahui Iu sang sahabat Eunji Membelalakkan matanya melihat pemandangan di depannya.
Iu melangaka meninggalkan perpus.
"Apa Aku salah Lihat??"Lirihnya Sambil berfikir keras.
"Tidak mungkin... hahahah ini sangat lucu .."Lirihnya Tersenyum garing.
"Mana mungkin Eunji dan Luhan Pacaran.."Ucapnya Menggelengkan kepala.
.
.
.
sehun berjalan menaiki sebuah tangga yang menuju keatap sekolah.
"hoamm,,,,"Keluh sehun sambil merenggangkan otot-ototnya.
-set- ia melihat seorang yeoja yang tak asing. _tap tap tap_ sehun berjalan mendekati yeoja itu dan tersenyum kecut menatap wajah yeoja itu yang tertidur lelap.
"Apa ia sangat menyanyangimu??"Tanyanya entah pada siapa. "Aku tau, Kau juga taukan??"Lanjutnya lagi.
"Huftthh"Sehun menghembuskan nafas berat dan ikut Duduk Di samping Yeoja itu.
Memejamkan mata untuk berfikir itulah yang sehun lakukan di samping yeoja itu . "Park jiyeon.. Maaf "Lirih Kemudian membuka KAncing bAju jiyeon secara perlan dan hati-hati karena tak ingin yeoja itu terbangun.
entah ide apa yang di pikirkan sehun kini iya membuka kancing ke tiga dan memperlihatkan sedikit belahan jiyeon. Ia meraih Ponselnya di saku .
"Kret - kret "Ia mengambil gambar jiyeon. menatapnya Sambil berfikir.
"Cup Kret" Sehun mengcup bibir jiyeon Dan mengambil gambar.
"eughnn"Keluh jiyeon .
"Dug dug dug"Sehun Melepas Kecupannya.
Jiyeon membelalakkan matanya Begitupun dengan Sehun.
"Apa Yang kau lakukan"Tanya jiyeon. Sehun tak menjawab .
-set- jiyeon melihat bajunya yang beberapa tak terkancing.
"Sehun-ahh Apa yang kau lakuna??"Tanya jiyeon menahan amarah.
Sehun yang di tanya tetap Diam.
"Apa Yang kau lakukann?"Kesal Jiyeon berteriak di depan sehun.
Sehun tersenyum Kecut.
"Apa kau tau , Rasanya Kehilangan ibu?? Apa Kekasihmu Tau rasa Kehilangan orang Yang di cintai heo??"Tanya sehun.
"Heoh??"Kaget jiyeon dan kini ia tau kemana arah pembicaraan sehun.
"Cih... Apa kau ini bodoh,,,, Apa kau punya bukti ia Yang membunuh ibumu Heo??"Tanya jiyeon tepat Di depan Wajah Sehun.
"Ibumu Seorang penderita penyakit JAntung..."Lanjut jiyeon mengancing kembali bajunya.
"Pengecut..."Ucap jiyeon Sebelum Akhirnya meninggalkan sehun.
"Kita Lihat Saja siapa Yang pengecut"Lirih Sehun Melihat Punggung Jiyeon Ynag semakin Menjauh.
.
.
.
*****
Jiyeon menatap Wajahnya Di depan cermin. "Kurasa Cukup"Lirihnya tersenyum,
-dddrrrtttttt ddrrttttt-
"Ne Aku Turun"Ucap jiyeon Meraih Tasnya Dan.
Kajja"Kai membuka pintu Mobil untuk Kekasihnya.
"KAu terlihat Lebih cantik"Lirih kai menutup Pintu yg ia bukakan untuk Jiyeon.
"Kita Mau kemana??"Tanya Jiyeon
"Kencan"Balas Kai
"Tidak Ada Latihan Malam Ini??"TAnya jiyeon.
"Aku sudah Minta ijin sama oppamu"Balas kai.
.
.
.
Jiyeon - dan kai Berjalan-jalan di sekitar taman kota seoul.
"Aku ingin,, Kelak Kau akan Melamarku di tempat ini"Ucap jiyeon mempererat genggamannya .
baik Akan ku lakukan "Balas kai. Jiyeon tersenyum manis Dan Mendudukkan Diri Di salah satu bangku Taman. "Aku sangat sangat sangat Senang"Ucap jiyeon . Kai ikut duduk di Smping Jiyeon.
"Senang Kenapa??"TAnya kai Memaingkan tangannya di atas rambut jiyeon.
"Entah.. Setiap Bersamamu Aku Selalu merasa senang bahagia,,"JAwab jiyeon menatap wajah sang kekasih.
Kai menyunggingkan senyum Lembut Pada kekasihnya. "Cup"Mengecup Lembut bibir jiyeon. "Kuharap Kita di takdirkan untuk bersama"Lirih kai dan membawa jiyeon dalam pelukannya.
Kai semakim mempererat pelukannya Memejamkan Mata di Di tengkuk jiyeon.
"Mwo??"KAget jiyeon membelalakkan mata Melihat Sehun Mentap Tajam Kerah mereka .
.
.
.
"oppa Aku lapar"Lirih jiyeon Kini Pikirannya acak-acakan.
"Baiklah"balas Kai melepas pelukannya. jiyeon masih menatap tempatsehun berdiri tadi,
"Kenapa?? Ada apa??"TAnya Kai mengikuti Arah yang jiyeon lihat.
"Anni Kajja"balas Jiyeon tersenyum kaku.
.
.
.
"Kau dari mana?? Apa kau minum-minum LAgi??"TAnya Tuan Oh pada putranya. Sehun Tersenyum Kecut. "Appa Belum Tidur"Tanya Sehun berjalan Lunglai .
"KAu ini kenapa?? "Tanya Tuan oh Membantu sehun berjalan menuju KAmar.
"Appa Tadi Aku melihat Ibu ..."Ucap Sehun Yang setengah sadar.
"Sebaiknya KAu istirahat..."Ucap tuan Oh menuntun Sehun berbaring Di kasur... Seharusnya Kau tak Boleh minum Umur mu MAsih Di bawah Rata-rata"UCapa Tuan Oh Menyelimutin putranya.
"Appa KAta Ibu ia akan Kembali Besok Pagi Karena Ny.kim Menyuruhnya Tingga karena Akan Ada Acara MAkan malam"Ucap Sehun. Tuan Oh Mematung Menatap putranya , "Tidurlah"Lirih tuan kim Mematikan Lampu Kamar Sehun.
.
.
.
****
"Appa Pergi "Pamit Tuan Oh pada Putranya.
"Hati-Hati"Balas Sehun Kemudian Berjalam Menuju Kamar mandi.
.
.
.
"Gomawo tuan Oh"Ucap jiyeon tururn dari mobil.
-set- tanpa Sengaja jiyeon bertemu Sehun. jiyeon melempar wajah.
"Iu"Teriak jiyeon yang melihat sahabatnya. Sehun menatap Punggung jiyeon yang setengah berlari kearah Iu.
.
.
.
kai tersenyum bahagia mengingat moment-moment yang ia lalu semalam bersama jiyeon.
"Ekhem-ekhem"D.o Bedehem.
"Do kyungsoo...."Ucap Kai memeluk Gemas sahabatnya.
"Yakk Lepaskan"Teriak D.o Yang merasa Sesak.
"Kau ingin Membunuhku Heoh??"Kesal Do. Kai Hanya tersenyum Tanpa Dosa.
-ddrrrr drrrttt-
Stelah Membuka pesan Yang masuk Kai mengepalkan Tangannya. Hatinya terasa sesak matanya Mulai perih Menahan Amarah.
"Kau kenapa??"TAnya D.o
"Annyeongg..... "Sapa Krystal,
"Annyeongg "Balas D.o
krystal menatap kai YAng tak membalas sapaannya.
"Kai-ahh"lirih krystal Mendekati kai .kai tak menghiraukan krystal Dan melangkah meninggalkan Kelas.
"Ada Apa Dengannya"Heran krystal. D.o Mengangkat bahunya.
.
.
.
sehun tersenyum Miring menatap LAyar Ponselnya.
"Ini baru permulaan"Lirihnya.
.
.
.
*****
21:00
Kai yang baru pulang latihan Melesat menuju rumah Jiyeon.
TAnpa basa-basi dengan Maid2 di rumah jiyeon kai berjalan menuju kamar sang kekasih.
"Tok-tok tok"Kai mengetuk pintu kasar . "Ada Ap cup cup Blam"Kai mencium kasar jiyeon menutup pintu dan Menuntun jiyeon Ke arah kasur tanpa melepas ciumanya.
"puk puk puk"Jiyeon menepuk pelan Dada Kai . "hos hos hos"Deru nafas keduanya . Kai menyembunyikan Wajahnya di atas dada jiyeon.
"Ada Apa"tanya Jiyeon memeluk Kepala Kai yang ada di atasnya.
"Apa yang sehun Lakukan padamu??"Tanya Kai.
Jiyeon terlihat kaget.
"Apa maksudmu oppa??"Tanya JIyeon.
"Apa ia Mencimmu paksa??"TAnya KAi. Jiyeon membelalakkan matanya.
"Oppa . ."
"Dia Mengirim GAmbar Dimana KAlian berciuman... "Lirih kAi mengangkat Wajahnya dan menatap sang kekasih.,
"Oppa aku.."
"Ia aku tau kau di paksa"Potong Kai.
"Oppa aku takut ,, hiks hiks"Jiyeon kini menangis. "Tenang... aku salah di sampingmu... dan ingat kau jauhi pria itu,"Ucap kai mengelus rambut sang kekasih.
.
.
.
*****
Kali ini Kai mengantar jiyeon kesekolah.
"Belajar yang rajin dan ingat jika terjadi sesuatu segera hubungi aku,,,"Ucap kai.
.
.
.
"annyeongg "Sapa jiyeon Pada KEdua sahabatnya Iu dan Suzy.
"Iu belum Datang"LAnjut jiyeon mendudukkan diri di bangku.
iu yang mendengar ucapan Jiyeon terlihat gelisah, bagai mana tidak Waktu beragkat tadi dimana tepat di Samping Mobil Yang ibunya kendarai tanpa sengaja Ia melihat seorang Yeoja dan Namja YAng tak asing Sedang TErtawa Di atas bis , yah seperti yang kita tau Kedua Manusia itu tak lain dan sudah pasti eunji dan luhan.
"Annyeonggggg??"Sapa eunji
"Baru juga di bicarakan"Ucap jiyeon/
.
.
.
- kantin-
jiyeon dan ketiga sahabatnya asyik menyantap makanan dan minuman.
"Changi-ahh"Ucap seorang namja.
"Mwo??"KAget Jiyeon, Iu dan eunji.
"Myungsoo , Kalian Sudah Jadian??"Tebak Iu.
Suzy tersipu malu.
"Yakkk Jaad Sekali Kau tak menceritakan Pda kami"Ucap Iu mempoytkan Bibirnya.
"Berarti HAri Ini Kita di traktri donk..."Teriak Jiyeon.
"Mwo..."Kaget Suzy.
"Wae??"Tanya Ketiganya.
"Anniyo... Nde oppa Kalian MAukan mentraktir teman-temanku Sepeluang Sekolah nanti??"Tanya Suzy.
"Ne Baiklah"Balas Myungsoo.
.
.
.
jiyeon eunji Iu suzy dan myungsoo Kini berada di salah satu butik terkenal.
beberapa jam kemudian mereka keluar dengan menjinjing bberapa belanjaan.
"Omo Myungsoo-ah gomawo,,, Semoga Kalian di takdirkan untuk bersama selamanya."Ucap jiyeon.
"Kalian hati-ahati di jalan yah"Ucap Iu.
"Ne Kami jalan duluan"Balas Iu Masuk kedalam Mobil
"Huftthh Suzy menghela napas.. Oppa"Lirih Suzy.
"Tidak Apa-apa, Hitung-hitung Kita merayakan Hari Jadi"Balas myungsoo.
Suzy tersenyum Kecut.
.
.
.
"Hwa.. aku tak sabar Menggunakan Baju ini .. "Ucap Eunji.
"Ne"Jawab Jiyeon Dan Iu.
"Eh tunggu Besok lusakan Hari jadimu Yang setahun dengan kai"Ucap Eunji pada jiyeon.
"Itu berarti kita akan berbalanja LAgi" teriak Iu dan eunji.
YAp begitulah mereka Setiap hari jadi harus di traktir. itulah alasan Eunji merahasiakan Hubungannya dengan luhan.
"Ahh Aku rasa Aku harus pergi"Ucap jiyeon karena jemmputannya Sudah tiba.
"HAti- HAti"Ucap Iu.
"Oh iyya Kai-ahh JAngan Lupa Besok lusa"Ucap eunji.
"Aish Kalian ini"Balas Kai
Eunji dan Iu terkekeh.
Sepeninggalan Jiyeon Iu menatap lekat Eunji.
"Apa?? kenapa menatapku seperti itu??"Tanya Eunji
"Apa hubunganmu dengan luhan Eoh??"tanya Iu.
"Mwo??"kaget eunji
"Apa maksudmu"LAnjut eunji tersenyum kaku.
"kau jangan berpura-pura bodoh, aku melihat kalian tadi pagi, dan waktu di perpus kau menciumnya"ucap Iu.
eunji menunduk.
"Mian sebenarnya Aku dan luhan Pacaran"Jawab eunji menunduk.
"Kenapa tak memberitahukan kami?? tanya Iu.
"Itu itu,, kau tau sendirikan Luhan Hanya orang biasa. tidak mungkin ia akan mentraktir kalian"Balas eunji tak berani menatap sahabatnya. Iu terdiam .
"Iu-ahh ku ohon jangan beritahu jiyeon dan suzy"Lirih eunji.
"tapi"
"Aku mohon.."
"Baiklah, tapi tas yang kau beli tadi harus jadi milikku"Ucap Iu tersenyum .
"Mwo tapi"
"YA sudah kalau kau tak mau "Balas Iu
"Asih kau ini licik sekali..."Timpal eunji menyerahkan Tas yang ia pilih tadi
.
.
.
*****
pukul 19"\:15
jiyeon mersa bosan di rumah.
ia memutuskan untuk jalan-jalan di sekitar taman.
jiyeon duduk menikmati indahnya malam. melihat manusia berlalu lalang , ada yang berbain futsal ada juga yang bermain basket.
"Jiyeon-ahh"Teriak tao yang melihat Jiyeon
"Tao, sedang apa kau"Tanya jiyeon.
"Latihan "Balas tao Duduk di samping Jiyeon dan meneguk air mineralnya.
"JAdi Tim basket mulai aktif?"tanya jiyeon.
"Ne kami ikut lomba Tingkat sekolah.. adan Aku akan mengalahkan kekasihmu hahaha"Ucap tao.
"Jangan mimpi ... KAu lupa chanyeolkan Ada di sana"ucap Jiyeon membanggakan Kakakknya,
"Dan kau juga jangan Lupa Kami di latih Sama Hyung kriss Saingan terberat Kakakmu Waktu Smp hahahah"Tawa tao . jiyeon melihat kearah namja yang sedang latihan basket. kris melambaikan tangannya.
jiyeon tersenyum sambil membalas.
"Kudengar Sehun Mengirim pesan gambar ke kai"Lirih Tao.
"Ne" balas Jiyeon.
"tenang saja Aku dan xiumin akan memata-matainya"Balas Tao kemudian bergabung dengan YAng lain.
jiyeon mengedarkan pandangannya dan tak sengaja menatap sehun.
"Mwo dia ..."TAnya jiyeon .
"Ne dia satu tim dengan kami... mau bagai mana lagi .. tak ada yang ingin gabung kecuali mereka,
jiyeon menatap lekat sehun.
"menyebalkan"lirih jiyeon mengedarkan pandangannya kearak kris namun siapa yang tau ia malah melihat eunji yang memberikan air mineral ke Luhan dan yang lain.
"Apa yan eunji lakukan??"TAnya Jiyeon.
"Apa MAksudmu??"tanya tao
"Kenapa eunji Ada di sana??"TAnya Jiyeon
"Diakan pacarnya Luhan Selama beberapa hari kami Latihan Ia Selalau membagikan Kami Air"Jawab Tao Polos.
"Mwo,,??"Kaget jiyeon
jiyeon melangkah kearah Eunji .
"Bruk" Sebuah Bola berhasil Mendarat Di wajah jiyeon.
"Mwo- jiyeon-aahh " Kris Membantu Jiyeon berdiri wajahnya memerah Hidungnya Mulai berdarah.
"Sehun-ahh Kau Tolong Obati dia "Ucap kris.
"Biar aku saja"Balas Tao.
"Sudah Sebaiknya Kau Ajari yang LAin."ucap Kris
.
.
.
entah ini keberuntungan sehun atau apa.
"Aku bisa sendiri"Ketus jiyeon
Sehun tak menghiraukan Jiyeon
"Aku bisa sendiri"Bentaknya Mengambil kapas dari tangan Sehun .
"Sebaiknya kau diam dan jangan bergerak"Ucap sehun menyandarkan JIyeon Di banku yang ia duduki. wajah mereka sangat dekat bahkan hembusan nafas sehun menerpa wajah jiyeon.
jiyeon menatap lekat wajah sehun. putih manis tamvan apalagi saat ini keringat yang mengalir di dahi sehun melengkapi Wajah tanvan sehun yang menggoda. jiyeon melang ludahnya susah payah.
-set- sehun menatap jiyeon.
Lama mereka bertatapan.
"Ehemm"Lay berdehem.
"Kau"Kesal jiyeon menunjuk Lay.
"Mian Aku tak sengaja..."Balas Lay.
"KAu tak apa??"tanya eunji Pada sahabatnya.
jiyeon mendongak menatap sahabatnya.
"Aku butuh penjelasanmu.."Ucap jiyeon menatap tajam sahabatnya.
.
.
.
*****
Eunji , suzy dan Iu kini memilih-milih barang yang ingin iyya miliki.
-restaurant-
"Gomawo kai-ahh"Ucap Iu.
"Yak kalian Cepatlah Cari kekasih... KAmi juga ingin di traktir dengan kekasih kalian."ucap Suzy.
"uhuk-uhuk"eunji tersedak.
"pelan-pelan"lirih Iu.
Eunji menatap Jiyeon. jiyeon melempar wajah.
"Yasudah Kami jalan duluan , kalian makanlah sepuasnya"Pamit jiyeon.
"Gomawo jiyeon-ahh"Ucap Iu dan Suzy .
.
.
.
"yeobseo?"ucap namja di sebrang sana.
"ne akau segera kesana"balas kai.
"Ada apa"Tanya jiyeon
"Eomma Mual Lagi"Balas Kai
.
.
.
Kai dan jiyeon Menemani Ny.kim.
"Ahjumma Mian jiyeon tidak Bisa Menemani ahjumma"Pamit jiyeon.
"tidak apa-apa"Balas Ny.kim
"Apa Kau tak ingin di antar Kai??"Tanya Ny.kim
"Anni Sebaiknya iya Menemani ahjumma. Ahjussi Oh Akan menjemputku"Balas jiyeon.
kai mengantar jiyeon sampai depan pintu.
"HAti-hati "Pesan Kai mengecup dahi jiyeon,
.
.
.
"Sehun-ahh Ayolah KAu jemput Anak tuan Park.. Appa tidak enak badan"Ucap Tuan oh pada putranya.
"Shiro"Tolak Sehun.
"Apa kau ingin Appa di pecat??"
"Biarkan saja" balas sehun.
"Lalu appa akan bekerja di mana heoh??"Kesal tuan Oh
"Aishh Menyebalakan"Keasl Sehun mengacak rambutnya.
.
.
.
"Ahjussi kenapa lama sekali"Kesal Jiyeon Menaiki mobilnya.
sehunyang menggunakan Topi tak menjawab jiyeon.
"Aku lelah"Lirih jiyeon Menutup matanya.
sehun fokus mengendarai.
"Dug Dug dug"Suara mobil yang di kendarai sehun mulai macet .
"Apa yang terjadi "lirih sehun.
Sehun melirik jiyeon . "Yeobseo,, appa Mobilnya mogok"Ucap Sehun.
"Mwo Aigoo appa Lupa , Baiklah Appa Akan KAesana ,kalian dimana"tanya tuan oh di sebran sana.
5 menit
"Ahjussi kita dimana kenapa berhenti "Tanya Jiyeon.
"Ahjussi..."tanya jiyeon lagi.
"Ahjusssi???"Tanyana jiyeon menepuk punggung sehun.
"Ah ju ahhhhhh"Teriak jiyeon Karena Wajah sehun kini di depan matanya.
"Kau??"Tunjuk Jiyeon/
"Apa KAu tak bisa diam Heoh?? Cerewet sekali"Kesal Sehun ,
"Kemana Ahjussi oh.. ?? Apa kau menculiknya.. karena dia supirku ,,??"tanya jiyeon
"Dan sekarang Kau ingin Menculikku Lalu membunuhku begitu.."Tanya jiyeon
Sehun merasa kesal dan terlintas sebuah ide untuk membalas Rasa sakitnya.
"PArk jiyeon"Lirih Sehun dengan suara Menakuti
Sehun Berpindah duduk di samping jiyeon.
"Apa yang ingin kau lakukan Heo??"TAnya Jiyeon. Sehun tersenyum mengerai.
Sehun merenggangkan otot jari lengan dan lehernya membuta jiyeon bergidik.
sehun semakin mendekati jiyeon hingga bersandar Di pintu mobil.
"Apa Dengan mencekikimu kau akan mati??'Tanya sehun di depan wajah jiyeon.
"Sehun-ah kumohon jangan Lakukan itu"Ucap jiyeon ketakutan.
"Apa dengan membunuhmu Dia akan merasa sakit??"TAnya sehun LAgi.
"Ahh toll..llllldsbjdhjfhjd"Sehun membekam mulut jiyeon.
"Jika kau tak ingin mati mudah... sebaiknya tutup bibirmu"Ucap Sehun
"Apa YAng Kau inginkan??"Tanya Jiyeon gemetar.
"Kau aku ingin Kau"Balas Sehun. jiyeon membelalakkan Matanya.
"Apa maksu hmmmbbhh.. lepshnmmm"Sehun kini Mencium kasar jiyeon melepas satu-persatu kancing baju wanita itu.
"Kumohon lepaskan Aku."Mohon jiyeon air matanya kini mengalir. Sehun tak menghentikan aksinya ia sangat-sangat-sangat ingin menyakiti orang-orang di sekitar kai. sehun mengecup leher jieon dan meninggalkan tanda di sana.
Jiyeon hanya pasrah. tak bisa berbuat apa-apa.
"hiks hiks"Jiyeon mulai terisak. sehun menghentikan aksinya menjauhkan Wajahnya Dari Leher jiyeon, menatap wanita itu.
"hos hos Mian"Lirihnya meninggalkan jiyeon seorang diri di atas mobil
-
-
tak berapa lama Tuan Oh akhirnya datang.
"Agassi kau ... Omo agasssi.."Kaget tuan oh Melihat keadaan jiyeon yang berantakan.
"Ahjussi hiks hiks"Jiyeon Menangis Sejadi-jadinya.
"Apa Yang terjadi??"Tanya Tuan oh Memasang JAket di Tubuh jiyeon.
"Kemana Sehun?? Sipa yang melakukan ini??"Tanya Tuan oh.
Jiyeon terdiam.
"Ahjussi tidak di culik olehnya?? Ahjussi mengenalnya"Tanya Jiyeon.
TBC
Mian jika ada kata dan bahasa yang salah
Jgn lupa Rcl
mian banyak typo..
Kritik dan saran
__ MhilaJK____
(Y) next ^_^ bagus bagus bagus (Y)
BalasHapusThanks dah baca :* ... nantikan next partnya ....
BalasHapusNexttt
BalasHapusJiyeon bakalan tau ahjussi oh appanya sehun dong? Makin penasarann ><