REVENGE PART 3
HAY HAY HAY HAY i'm comeback....
adakah yg menanti lanjutan FF ku.... ??
kuharap kalian menantikannya :D
tpi jika tdk .. yah gak papapap :'(
yaudin... karena kalian terlihat bosan dengan kaliamat di atas langsung ahe nii part 3 nyeee
opsss jgn RCL napa -_-
CAST : Oh Se Hun a.ka Sehun
Kim Jong In a.ka Kai
Park Ji Yeon a.ka Jiyeon
Jung soo Jung a.ka Krystal
GENRE : Other
AUTHOR : MhilaJK
FB : Mhila Ariezha
Twitter : @mhila_ji
tak berapa lama Tuan Oh akhirnya datang.
"Agassi kau ... Omo agasssi.."Kaget tuan oh Melihat keadaan jiyeon yang berantakan.
"Ahjussi hiks hiks"Jiyeon Menangis Sejadi-jadinya.
"Apa Yang terjadi??"Tanya Tuan oh Memasang JAket di Tubuh jiyeon.
"Kemana Sehun?? Sipa yang melakukan ini??"Tanya Tuan oh.
Jiyeon terdiam.
"Ahjussi tidak di culik olehnya?? Ahjussi mengenalnya"Tanya Jiyeon. tanya jiyeon menatap tajam tuan sang supir.
"Apa dia yang melakukan semua ini???"Tanya tuan Oh
"Kau Belum menjawabku Tuan Oh" Teriak jiyeon menggertak.
-------- _______________ -------------
************************************************************
************************************************************
"Gomawo oppa"lirih jiyeon turun dai mobil kai...
"Belajar yang rajin nde...."pinta Kai kemudian melajukan mobilnya ...
"jiyeon-ahh"teriak Iu .
"cihh dasar pemalas"dercik jiyeon.
""yakk... apa kau tak sadar kau jga baru datang..."teriak Iu. jiyeon hanya terkekeh menanggapi pernyataan sahabatnya itu
.
.
.
Luhan , suho dan lay kinimerasa sepi tanpa kehadiran sehun. yaph sejak kejadian semingguyang lalu dimana sehun ingin berniat jahat terhadap jiyeon. sejak itu sehun dan ayahnya pindah kedesa, jiyeon tak menuntut sehun , dia merasa iba meluhat tuan Oh yangmemohon-mohon padanya ,, jiyeon juga tak menceritakan hal ini pada siapapun, jiyeon hanya meminta tuan Oh dan sehun tak lagi muncul dihadapannya .
"Sebenarnya apa yang terjadi..??"lirih luhan yang kini duduk sendiri.
.
.
.
hari - hari yang di lalui jiyeon begitu menyenangkan....
jalan-jalan bersama teman ... sesekali keluar malam bersama kai ... mengejek siswa yang lebih rendah darinya.
.
.
.
"Tak kusangka kau lulus dengan nilai yang tinggi ..."Ucap Iu pada jiyeon...
"Nde..."Balas jiyeon
""tapi tetap saja kau masih di bawahku kekekekeke"Timpas Suzy. jiyeon hanya memanyungkan bibir mungilnya.
.
.
.
***************************************************************************************************************************************************************************************************************************************************
3 tahun kemudian
"kau terlihat cantik changi-ahh"lirih seorang namja di belakang yeoja itu...
"jinja??"tanya wanita itu tersenyum lembut..
namja itu hanya manatap yeoja di depannya sambil tersenyum. tangannya mengusap rambut sang yeoja dengan lembut.
CHU
"Sarangahe"ucap namja itu mengecup bibir sang yeoja.
"Nado..."Balas yeoja itu....
"jadi bagaimana apa baju ini cocok untuk ku kenakan minggu depan?"tanya yeoja itu pada sang namja.
"Apa pun yang kau kenakan kau selalu terlihat cantik Ny.Kim"Ucap sang namja.
"oppa..."rengek yeoja itu tersipu malu
"kekekekek"kekeh namja itu
"Emang kau siapa berani meggati margaku heohh...."tanya yeoja itu menantang
"mwoo.... ckckckckck Jangan PAnggil Aku KIm Jong In jika tak bisa merubah margamu Ny.Park" Tegas namja itu.
.
.
.
"sayanggg...."teriak yeoja di arah dapur.
"Ne changi-ahh"balas Namja yang di panggil sayang itu.
"cepat kemari...."teriak yeoja itu tergesah-gesah mengaduk susu.
"palli - palli .... jika chan su bangun kau berikan susu ini..... Aku pergi"ucap yeoja itu terburu-buru.
"Apa tidak bisa kau tunda dulu rapatmu...."teriak namja itu yang tak lain adalah suaminya.
"Anniiii..."Teriak yeoja itu menyalahkan mesin.
"Kalau seperti ini terus... akan ku hancurkan butikmu...."kesal namja itu.
.
.
.
22 ; 00 KST
Seorang yeoja sedang menunggu kehadiran kekasihnya di sebuah taman.
"Apa dia lupa??"Lirihnya lelah menunggu
5 menit
kekasih yeoja itu tak kunjung datang.
yeoja itu yang akrab di sapa jiyeon kemudian berdiri dan berniat menemui kekasihnya.
.
.
.
"Kan sudah ku bilang hati-hati..."ucap Seorang namja pada yeoja di depannya.
"Mian" jawab yeoja itu.
suasana berubah hening di ruangan itu.
"Kai-ahh "Lirih yeoja itu menatap pria yang sibuk mengabati pergelangan kakinya.
"Hmm"balas kai
"Apa kau tak punya sedikit persaanpun padaku??"tanya yeoja itu
"Mian kristall-aah"balas kai masih fokus mengobati luka di kaki yeoja itu.
"Kenapa??"tanya yeoja itu menatap lekat sang namja di depannya.
"Mian"Balas kai.
"Apa Istimewahnya dia,,,"Tanya kristal mulai terisak.
kai tak menjawab dan masih fokus mongobati kaki kristal,
"Kai-ahh"Lirih kristall airmatanya mulai membanjiri kedua pipi mulusnya.
"mian"Balas kai menunduk.
kristall menatap tajam Kai dan menghentikan pergerakan tangannya.
"Lalu kenapa kau membantuku mengobati luka kecil ini heohh?? Apa ini bukan persaan??"Tanya kristall.
kai masih memilih diam.
tanpa aba-aba dan kode apapun ... kristal menari sehun kedalan dekapannya dan mencium kai secara paksa... tangan naklnya mulai membuka kancing baju kai
CEKLEK
kristal menghentikan aksinya saat mendengar pintu ruang kerja kai terbuka.
"oppa...??"Lirih yeoja yang membuka pintu kerja kai.
kristal dan kai terlihat kaget.
"Jiyeon-ahh"lirih kai.
"Oppa kau jahat.... "teriak jiyeon kemudian meinggalkan ruangan itu dengan pikiran yang kacau.
"Changi-ahh"teriak kai berniat mengejar jiyeon namun sebuah tangan menghalanginya.
"Biarkan dia sendiri.... setelah dia tenang baru kita jelaskan..."pinta kristal. namun nihil kai menepis tangan kristal.
.
.
.
jiyeon melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi .... ia terus berjalan lurus tak tau entah kemana ia akan melajukan mobilnya .... pikirannya sudah tak normal,,,, cemburu kecewa itu yang ia rasakan...
"hiks-hiks hiks hiks"isaknya sambil mengendarai mobil ....
"piiiiiiiiiiiiiiiippppppppppppppppp"suara klakson di dari arah berlawanan dengan mobil jiyeon ... "ahhhh...."teriak jiyeon lalu membanting setir kearah kanan ....
"ahhhhhhhhhhh" buuungggg,,,,,"
******************************************************************************************************************************************************************
"Yeoboo....hiks hiks "Tangis Ny park di balik dada sang suami.
"Kai-ahh"Lirih Ny.kim menatap putranya yang menahan tangis.
"Jiyeon-ahh.. hiks hiks .... jiyeon-ahh..."Tangis Iu sahabt jiyeon sambil menatap mobil yang hancur
******************************************************************************************************************************************************************
1 minggu kemudian
sejak kejadian itu Ny park jarang melakukan aktivitas apapun.
"Eomma . . makanlah,,, nanti kau sakit"Bujuk sulli sang menantu.
"Sulli-ahh kapan jiyeon pulang??"Lirih Ny park dengan suara seraknya.
sulli menatap mertuanya iba dan membawahnya kedalam pelukan.
"Eomma... Aku mohon,,, terima kenyataan.... bagaimana jika jiyeon melihat eomma seperti ini,,,, "Lirih sulli.
******************************************************************************************************************************************************************
"changi-ahh ... mianhee... hiks hiks hiks"Isak Kai menatap photo sang kekasih.
"Kenapa kau pergi heoh?? bukannya kau berjanji Akan mengubah margamu.... ?? kenap???"ucapkai semakin larut.
******************************************************************************************************************************************************************
"Apa dia sudah sadar dokter"Tanya seorang pria.
"Maaf tapi kami ingin identitas keluarga pasien.
"mwo??"tanya kedua pria di depan suster itu.
"ekhmm ... ehh ,,, itu ... saya suaminya dokter..."ucap pria berkulit putih susu.
"Ne dia menantuku suster"jawab pria di sampingnya lagi...
"Baiklah bapak...??"ucap suster
"Sehun . Oh Sehun.."Balas pria yg berkulit putih itu.
"Ne bapak Oh sehun , boleh ikut kami sebentar.
.
.
.
ruang dokter
"Begini pak istri anda sedang mengalami patah tulang di bagian lengan ... dan karena benturan yg sangat keras ... mungkin dia akan mengalami gangguan ingatan atau biasa di sebut amnesia..."jelas dokter.
.
.
.
"eughhh..."lirih jiyeon kecil,,, matanya perlahan terbuka.
jiyeon menatap pria yang mulai tua di depannya dan seorang putra yang umurnya sekitar 5 tahun.
"airr..."Lirih jiyeon pelan.
"gluk gluk gluk ahhhhh"
"Aku dimana?? kalian siapa"tanya jiyeon.
.
.
.
************************************************
"Anda sudah bisa keluar hari ini.... jangan lupa minum obat secara teratur... jangan terlalu lelah ... banyak istirahat.. " ucap dokter
.
.
.
"Masuklah..."Pinta namja di sebelah jiyeon.
"Apa ini kamar kita...??"TAnya jiyeon pada namja di sampingnya.
"Ne.."Balas namja itu yang tak lain adalah sehun,,,
"Boleh kulihat photo pernikahan kita??"Tanya jiyeon duduk di sisi ranjang.
"eohh ... it ... ehh changiyah.. kau taukan kita menikah secara diam-diam karena kau sedang mengandung"ucap sehun .
"tapi aku punya photo waktu kita Sekolah dulu"Balas sehun berjalan menuju meja di ruangan itu dan membuka laci .
"ini..."
"Omo... apa kita senakal itu..."Tanya jiyeon melihat gambar dirinya dan sehun yang sedang berciuman { masih ingatkan?? } sehun hanya tersenyum garing.
"ekhmmm apa aku boleh bertanya sesuatu??"Tanya jiyeon.
"Tentu" Balas sehun.
"Siapa namaku... Dan siapa nama suamiku??"Tanya Jiyeon.
"eohhh ... Kau Oh Ji hun , Dan Aku Oh se Hun.."Jawab sehun.
"Jihun... sehun...."ucap jiyeon tersenyum manis.
.
.
.
"hun yeon-ahh mulai sekarang kau harus memanggi ahjumma itu eomma nde,,,??"perintah Tuan Oh.
"Ne Aboji"balas pria kecil itu.
"Masakan siap..."Teriak jiyeon aka jihun.
"hwaaa,,,,, ini sangat enakk...."teriak hun yeon.
"Eomma Masakanmu sangat enakkkk"Teriak hun yeon.
"Changi-ahh apa kau suka??"Tanya jiyeon pada sehun.
"Ne"balas sehun .
.
.
.
sudah hampir seminggu sehun tak bisa tidur dengan tenang... bagaimana tidak .... dia mau tak mau harus tidur bersama jiyeon,,, apalagi tetangga sudah tau kalau jiyeon adalah istri sehun yang ia sembunyikan selama ini.... karena hamil dan tak mendapat restu.
22:30 KST
"changi-ahh apa kau blom tidur??"tanya jiyeon.
"hmm Kau belum tidur??"tanya sehun balik..
"aku tak bisa tidur..."balas jiyeon
"wae??"tanya sehun.
"molla"balas jiyeon memutar tubuhnya kearah sehun.
"Apa kau tak berminat memberi hun yeon adik??'Tanya jiyeon.
"mwoo,,,??"kaget sehun jantungnya kini berdetak kencang.
"wae??"tanya jiyeon.
"itu.. ehhh ... anu,,,, "ucap sehun gugup tak tau apa yang harus ia jawab.
CHU
"Aku tak bisa malam ini aku lelah,,,"ucap jiyeon mengecup singkat bibir sehun dan memeluk namja itu hingga tertidur.
"mian... mian..."lirih sehun mengelus lumbut rambut yeoja yg tertidur dalam pelukannya.
---------------------------------------
.
.
.
"changi-ahh ayam di langgananmu sudah tidak bagus.. banyak pelanggan yang mengeluh tentang kualitasnya."
"Aku tau ... Tuan lee sedang mencari peternak ayam yang bagus"ucap kai
.
.
.
jiyeon sedang membersihkan kandang ayam bersama hun yeon sambil bercanda gurau....
"Aboji dan appamu kemana??"Tanya jiyeon.
"mengantar pesanan ayam dan telur eomma..."balas hun yeon.
"Selesai,,,,"Sorak jiyeon.
"Sekarang kita bersihkan tubuhmu ..."Ucap jiyeon..
.
.
.
Slep Slep Slep Slep
byurrr byurrrr....
"Selesai..."Ucap jiyeon yg selesai memandikan hun yeon ...
"Eomma apa kau juga ingin ku bantu untuk mandi??"tanya hun yeon yang memperhatikan jiyeon memilih baju untuknya.
"Mwo... bwahahaha... apa kau ingin mengambil jatah appamu heo..??"tanya jiyeon memasangkan baju pada hun yeon..
"Aish..."kesal hun yeonn.
.
.
.
"Kami pulang"Teriak tuan Oh.
"Aboji"TEriak Hun yeon menyambut kakeknya.
jiyeon membantu sehun melepas switter.
"Bauhh palli bersihkan badanmu..."pinta jiyeon pada sehun.
.
.
.
"jiyeon..."kaget sehun yang baru keluar kamar mandi melihat jiyeon dengan pakain dress yang sangat pendek dan transparant.
"wae??"tanya jiyeon datar dan mengurai rambutnya
"cantik bukan.... ?? tadi siang aku lihat banyak ibu-ibu yang membeli dres ini ...."ucap jiyeon.
"gluk..."sehun menelan ludahnya dengan susah payah.
tap tap tap sehun berjalan menuju lemari.
"kau ingin mengenakan yang mana???"tanya jiyeon menghentikan langkah sehun .
"Ba baju santai..."ucap sehun
"ini..."ucap jiyeon memberikan baju kaos pada sehun dan berjalan menuju kasur.
"Mau kemana??"tanya jiyeon melihat sehun membuka pintu...
"nonton...?"jawab sehun
"inikan sudah larut...??"balas jiyeon....
"Tapi aku belum...". " bug" jiyeon menutup kembali pintu kamar yg di buka sehun.
"Aku juga belum ngantuk.. oppa..."lirih jiyeon mengaitkan tangannya di leher sehun.
Cup Cup Cup
jiyeon mencium ganas bibir sehun.. awalnya sehun hanya diam tapi seiring waktu ia membalas ciuman jiyeon. jiyeon menyunggingkan senyum di sela - sela ciumannya.
cup cup cup eughhmm hmmpp hmmmppp
tangan sehun mulai nakal menyentuh buah dada jiyeon.
cup cup cup
sehun menghentikan secara tiba-tiba kegiatannya...
"wae..?"tanya jiyeon.
"Aku lelah..."Balas sehun.
jiyeon menatap sendu sehun....
.
.
.
seperti biasa jiyeon aka jihun mengantar hun yeon ke sekolah sekalian singgahdi pasar....
.
.
.
halte
"omo jihun-ahh kau terlihat tidak semangat hari ini...."ucap seorang ibu (boram) yang juga satu loksi dengan jiyeon.
jiyeon hanya tersenyum menanggapi.
"ehh Ny han Apa kau tau tuan Choi suami eunjung katanya selingkuh..."ucap Boram
"Jinja??"Balas Qri yg juga dari pasar... jiyeon tak ikut bergosip ia hanya mendengar sambil sesekali merespon dengan anggukan dan gelengan.
"Kau ingatkan waktu eunjung bilang .... suaminya sudah hampir sebulan tak menyentuhnya..."lanjut boram....
"ne ne ne..."balas Qri.
jiyeon membelalakkan matanya ... ia juga tidak pernah di sentuh sehun selama kecelakaan.
"Bisnya sudah datang..."lirih qri.
.
.
.
"bagaimana kau sudah menemukan peternak ayam yang bagus??"tanya kai pada asistent Lee
"ne... ku dengar banyak restaurant yang memesan ayam di sana...."balas asistent lee
.
.
.
21:00
jiyeon mondar mandir di kamar ... memikirkan cara agar sehun tak punya alasan lagi untuk menyentuhnya malam ini.
"ceklek"
"Oppa..."Lirih jiyeon menghentikan aktivitasnya.
sehun melangkan mendekati sehun...
"Kau terliahat kurus akhir-akhir ini...."ucap jiyeon.
sehun hanya tersenyum dan membaringkan tubuh di kasur..
"Agghh.... hunji-ahh tolong bantu aku... pijit punggung bagian kiri..."Suruh sehun..
jiyeon terlihat kaget "Apa ini kode"Batin jiyeon tersenyum ...
"yang ini??"tanya jiyeon
"ne...."balas sehun ...
jiyeon memijit punggung sehun pelan ... perlahan-lahan jiyeon mengelus leher sehun...
"gluk"ia melihat tahi lalat yg selama ini yang membuatnya tergoda jika melihatnya .
Cup .... ksecupan lembut ia hadirkan...
"Jihun.. apa yg kau lakukan..."Tanya sehun merasa geli...
"Oppa ,,, apa kau sudah tak mencintaiku lagi....???"tanya jiyeon
"mwo??"kaget sehun
"Apa kau selingkuh di belakangku..??"ketus JIyeon...
"Apa maksudmu...???"Heran Sehun melihat jiyeon yang tiba-tiba bertanya seperti itu ... dan marah marah...
"Apa aku kurang seksi.... apa kurang menarik... Apa permainanku tak menantang...apa cup cup cup"ucapan jiyeon terhenti kini sehun melumat bisirnya ganas...
"Oppa cup cup "
TBC
mian jika pendek
Mian jika banyak penulian dan bahasa yang salah....
Salam manisss Mhila_JK
adakah yg menanti lanjutan FF ku.... ??
kuharap kalian menantikannya :D
tpi jika tdk .. yah gak papapap :'(
yaudin... karena kalian terlihat bosan dengan kaliamat di atas langsung ahe nii part 3 nyeee
opsss jgn RCL napa -_-
CAST : Oh Se Hun a.ka Sehun
Kim Jong In a.ka Kai
Park Ji Yeon a.ka Jiyeon
Jung soo Jung a.ka Krystal
GENRE : Other
AUTHOR : MhilaJK
FB : Mhila Ariezha
Twitter : @mhila_ji
tak berapa lama Tuan Oh akhirnya datang.
"Agassi kau ... Omo agasssi.."Kaget tuan oh Melihat keadaan jiyeon yang berantakan.
"Ahjussi hiks hiks"Jiyeon Menangis Sejadi-jadinya.
"Apa Yang terjadi??"Tanya Tuan oh Memasang JAket di Tubuh jiyeon.
"Kemana Sehun?? Sipa yang melakukan ini??"Tanya Tuan oh.
Jiyeon terdiam.
"Ahjussi tidak di culik olehnya?? Ahjussi mengenalnya"Tanya Jiyeon. tanya jiyeon menatap tajam tuan sang supir.
"Apa dia yang melakukan semua ini???"Tanya tuan Oh
"Kau Belum menjawabku Tuan Oh" Teriak jiyeon menggertak.
-------- _______________ -------------
************************************************************
************************************************************
"Gomawo oppa"lirih jiyeon turun dai mobil kai...
"Belajar yang rajin nde...."pinta Kai kemudian melajukan mobilnya ...
"jiyeon-ahh"teriak Iu .
"cihh dasar pemalas"dercik jiyeon.
""yakk... apa kau tak sadar kau jga baru datang..."teriak Iu. jiyeon hanya terkekeh menanggapi pernyataan sahabatnya itu
.
.
.
Luhan , suho dan lay kinimerasa sepi tanpa kehadiran sehun. yaph sejak kejadian semingguyang lalu dimana sehun ingin berniat jahat terhadap jiyeon. sejak itu sehun dan ayahnya pindah kedesa, jiyeon tak menuntut sehun , dia merasa iba meluhat tuan Oh yangmemohon-mohon padanya ,, jiyeon juga tak menceritakan hal ini pada siapapun, jiyeon hanya meminta tuan Oh dan sehun tak lagi muncul dihadapannya .
"Sebenarnya apa yang terjadi..??"lirih luhan yang kini duduk sendiri.
.
.
.
hari - hari yang di lalui jiyeon begitu menyenangkan....
jalan-jalan bersama teman ... sesekali keluar malam bersama kai ... mengejek siswa yang lebih rendah darinya.
.
.
.
"Tak kusangka kau lulus dengan nilai yang tinggi ..."Ucap Iu pada jiyeon...
"Nde..."Balas jiyeon
""tapi tetap saja kau masih di bawahku kekekekeke"Timpas Suzy. jiyeon hanya memanyungkan bibir mungilnya.
.
.
.
***************************************************************************************************************************************************************************************************************************************************
3 tahun kemudian
"kau terlihat cantik changi-ahh"lirih seorang namja di belakang yeoja itu...
"jinja??"tanya wanita itu tersenyum lembut..
namja itu hanya manatap yeoja di depannya sambil tersenyum. tangannya mengusap rambut sang yeoja dengan lembut.
CHU
"Sarangahe"ucap namja itu mengecup bibir sang yeoja.
"Nado..."Balas yeoja itu....
"jadi bagaimana apa baju ini cocok untuk ku kenakan minggu depan?"tanya yeoja itu pada sang namja.
"Apa pun yang kau kenakan kau selalu terlihat cantik Ny.Kim"Ucap sang namja.
"oppa..."rengek yeoja itu tersipu malu
"kekekekek"kekeh namja itu
"Emang kau siapa berani meggati margaku heohh...."tanya yeoja itu menantang
"mwoo.... ckckckckck Jangan PAnggil Aku KIm Jong In jika tak bisa merubah margamu Ny.Park" Tegas namja itu.
.
.
.
"sayanggg...."teriak yeoja di arah dapur.
"Ne changi-ahh"balas Namja yang di panggil sayang itu.
"cepat kemari...."teriak yeoja itu tergesah-gesah mengaduk susu.
"palli - palli .... jika chan su bangun kau berikan susu ini..... Aku pergi"ucap yeoja itu terburu-buru.
"Apa tidak bisa kau tunda dulu rapatmu...."teriak namja itu yang tak lain adalah suaminya.
"Anniiii..."Teriak yeoja itu menyalahkan mesin.
"Kalau seperti ini terus... akan ku hancurkan butikmu...."kesal namja itu.
.
.
.
22 ; 00 KST
Seorang yeoja sedang menunggu kehadiran kekasihnya di sebuah taman.
"Apa dia lupa??"Lirihnya lelah menunggu
5 menit
kekasih yeoja itu tak kunjung datang.
yeoja itu yang akrab di sapa jiyeon kemudian berdiri dan berniat menemui kekasihnya.
.
.
.
"Kan sudah ku bilang hati-hati..."ucap Seorang namja pada yeoja di depannya.
"Mian" jawab yeoja itu.
suasana berubah hening di ruangan itu.
"Kai-ahh "Lirih yeoja itu menatap pria yang sibuk mengabati pergelangan kakinya.
"Hmm"balas kai
"Apa kau tak punya sedikit persaanpun padaku??"tanya yeoja itu
"Mian kristall-aah"balas kai masih fokus mengobati luka di kaki yeoja itu.
"Kenapa??"tanya yeoja itu menatap lekat sang namja di depannya.
"Mian"Balas kai.
"Apa Istimewahnya dia,,,"Tanya kristal mulai terisak.
kai tak menjawab dan masih fokus mongobati kaki kristal,
"Kai-ahh"Lirih kristall airmatanya mulai membanjiri kedua pipi mulusnya.
"mian"Balas kai menunduk.
kristall menatap tajam Kai dan menghentikan pergerakan tangannya.
"Lalu kenapa kau membantuku mengobati luka kecil ini heohh?? Apa ini bukan persaan??"Tanya kristall.
kai masih memilih diam.
tanpa aba-aba dan kode apapun ... kristal menari sehun kedalan dekapannya dan mencium kai secara paksa... tangan naklnya mulai membuka kancing baju kai
CEKLEK
kristal menghentikan aksinya saat mendengar pintu ruang kerja kai terbuka.
"oppa...??"Lirih yeoja yang membuka pintu kerja kai.
kristal dan kai terlihat kaget.
"Jiyeon-ahh"lirih kai.
"Oppa kau jahat.... "teriak jiyeon kemudian meinggalkan ruangan itu dengan pikiran yang kacau.
"Changi-ahh"teriak kai berniat mengejar jiyeon namun sebuah tangan menghalanginya.
"Biarkan dia sendiri.... setelah dia tenang baru kita jelaskan..."pinta kristal. namun nihil kai menepis tangan kristal.
.
.
.
jiyeon melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi .... ia terus berjalan lurus tak tau entah kemana ia akan melajukan mobilnya .... pikirannya sudah tak normal,,,, cemburu kecewa itu yang ia rasakan...
"hiks-hiks hiks hiks"isaknya sambil mengendarai mobil ....
"piiiiiiiiiiiiiiiippppppppppppppppp"suara klakson di dari arah berlawanan dengan mobil jiyeon ... "ahhhh...."teriak jiyeon lalu membanting setir kearah kanan ....
"ahhhhhhhhhhh" buuungggg,,,,,"
******************************************************************************************************************************************************************
"Yeoboo....hiks hiks "Tangis Ny park di balik dada sang suami.
"Kai-ahh"Lirih Ny.kim menatap putranya yang menahan tangis.
"Jiyeon-ahh.. hiks hiks .... jiyeon-ahh..."Tangis Iu sahabt jiyeon sambil menatap mobil yang hancur
******************************************************************************************************************************************************************
1 minggu kemudian
sejak kejadian itu Ny park jarang melakukan aktivitas apapun.
"Eomma . . makanlah,,, nanti kau sakit"Bujuk sulli sang menantu.
"Sulli-ahh kapan jiyeon pulang??"Lirih Ny park dengan suara seraknya.
sulli menatap mertuanya iba dan membawahnya kedalam pelukan.
"Eomma... Aku mohon,,, terima kenyataan.... bagaimana jika jiyeon melihat eomma seperti ini,,,, "Lirih sulli.
******************************************************************************************************************************************************************
"changi-ahh ... mianhee... hiks hiks hiks"Isak Kai menatap photo sang kekasih.
"Kenapa kau pergi heoh?? bukannya kau berjanji Akan mengubah margamu.... ?? kenap???"ucapkai semakin larut.
******************************************************************************************************************************************************************
"Apa dia sudah sadar dokter"Tanya seorang pria.
"Maaf tapi kami ingin identitas keluarga pasien.
"mwo??"tanya kedua pria di depan suster itu.
"ekhmm ... ehh ,,, itu ... saya suaminya dokter..."ucap pria berkulit putih susu.
"Ne dia menantuku suster"jawab pria di sampingnya lagi...
"Baiklah bapak...??"ucap suster
"Sehun . Oh Sehun.."Balas pria yg berkulit putih itu.
"Ne bapak Oh sehun , boleh ikut kami sebentar.
.
.
.
ruang dokter
"Begini pak istri anda sedang mengalami patah tulang di bagian lengan ... dan karena benturan yg sangat keras ... mungkin dia akan mengalami gangguan ingatan atau biasa di sebut amnesia..."jelas dokter.
.
.
.
"eughhh..."lirih jiyeon kecil,,, matanya perlahan terbuka.
jiyeon menatap pria yang mulai tua di depannya dan seorang putra yang umurnya sekitar 5 tahun.
"airr..."Lirih jiyeon pelan.
"gluk gluk gluk ahhhhh"
"Aku dimana?? kalian siapa"tanya jiyeon.
.
.
.
************************************************
"Anda sudah bisa keluar hari ini.... jangan lupa minum obat secara teratur... jangan terlalu lelah ... banyak istirahat.. " ucap dokter
.
.
.
"Masuklah..."Pinta namja di sebelah jiyeon.
"Apa ini kamar kita...??"TAnya jiyeon pada namja di sampingnya.
"Ne.."Balas namja itu yang tak lain adalah sehun,,,
"Boleh kulihat photo pernikahan kita??"Tanya jiyeon duduk di sisi ranjang.
"eohh ... it ... ehh changiyah.. kau taukan kita menikah secara diam-diam karena kau sedang mengandung"ucap sehun .
"tapi aku punya photo waktu kita Sekolah dulu"Balas sehun berjalan menuju meja di ruangan itu dan membuka laci .
"ini..."
"Omo... apa kita senakal itu..."Tanya jiyeon melihat gambar dirinya dan sehun yang sedang berciuman { masih ingatkan?? } sehun hanya tersenyum garing.
"ekhmmm apa aku boleh bertanya sesuatu??"Tanya jiyeon.
"Tentu" Balas sehun.
"Siapa namaku... Dan siapa nama suamiku??"Tanya Jiyeon.
"eohhh ... Kau Oh Ji hun , Dan Aku Oh se Hun.."Jawab sehun.
"Jihun... sehun...."ucap jiyeon tersenyum manis.
.
.
.
"hun yeon-ahh mulai sekarang kau harus memanggi ahjumma itu eomma nde,,,??"perintah Tuan Oh.
"Ne Aboji"balas pria kecil itu.
"Masakan siap..."Teriak jiyeon aka jihun.
"hwaaa,,,,, ini sangat enakk...."teriak hun yeon.
"Eomma Masakanmu sangat enakkkk"Teriak hun yeon.
"Changi-ahh apa kau suka??"Tanya jiyeon pada sehun.
"Ne"balas sehun .
.
.
.
sudah hampir seminggu sehun tak bisa tidur dengan tenang... bagaimana tidak .... dia mau tak mau harus tidur bersama jiyeon,,, apalagi tetangga sudah tau kalau jiyeon adalah istri sehun yang ia sembunyikan selama ini.... karena hamil dan tak mendapat restu.
22:30 KST
"changi-ahh apa kau blom tidur??"tanya jiyeon.
"hmm Kau belum tidur??"tanya sehun balik..
"aku tak bisa tidur..."balas jiyeon
"wae??"tanya sehun.
"molla"balas jiyeon memutar tubuhnya kearah sehun.
"Apa kau tak berminat memberi hun yeon adik??'Tanya jiyeon.
"mwoo,,,??"kaget sehun jantungnya kini berdetak kencang.
"wae??"tanya jiyeon.
"itu.. ehhh ... anu,,,, "ucap sehun gugup tak tau apa yang harus ia jawab.
CHU
"Aku tak bisa malam ini aku lelah,,,"ucap jiyeon mengecup singkat bibir sehun dan memeluk namja itu hingga tertidur.
"mian... mian..."lirih sehun mengelus lumbut rambut yeoja yg tertidur dalam pelukannya.
---------------------------------------
.
.
.
"changi-ahh ayam di langgananmu sudah tidak bagus.. banyak pelanggan yang mengeluh tentang kualitasnya."
"Aku tau ... Tuan lee sedang mencari peternak ayam yang bagus"ucap kai
.
.
.
jiyeon sedang membersihkan kandang ayam bersama hun yeon sambil bercanda gurau....
"Aboji dan appamu kemana??"Tanya jiyeon.
"mengantar pesanan ayam dan telur eomma..."balas hun yeon.
"Selesai,,,,"Sorak jiyeon.
"Sekarang kita bersihkan tubuhmu ..."Ucap jiyeon..
.
.
.
Slep Slep Slep Slep
byurrr byurrrr....
"Selesai..."Ucap jiyeon yg selesai memandikan hun yeon ...
"Eomma apa kau juga ingin ku bantu untuk mandi??"tanya hun yeon yang memperhatikan jiyeon memilih baju untuknya.
"Mwo... bwahahaha... apa kau ingin mengambil jatah appamu heo..??"tanya jiyeon memasangkan baju pada hun yeon..
"Aish..."kesal hun yeonn.
.
.
.
"Kami pulang"Teriak tuan Oh.
"Aboji"TEriak Hun yeon menyambut kakeknya.
jiyeon membantu sehun melepas switter.
"Bauhh palli bersihkan badanmu..."pinta jiyeon pada sehun.
.
.
.
"jiyeon..."kaget sehun yang baru keluar kamar mandi melihat jiyeon dengan pakain dress yang sangat pendek dan transparant.
"wae??"tanya jiyeon datar dan mengurai rambutnya
"cantik bukan.... ?? tadi siang aku lihat banyak ibu-ibu yang membeli dres ini ...."ucap jiyeon.
"gluk..."sehun menelan ludahnya dengan susah payah.
tap tap tap sehun berjalan menuju lemari.
"kau ingin mengenakan yang mana???"tanya jiyeon menghentikan langkah sehun .
"Ba baju santai..."ucap sehun
"ini..."ucap jiyeon memberikan baju kaos pada sehun dan berjalan menuju kasur.
"Mau kemana??"tanya jiyeon melihat sehun membuka pintu...
"nonton...?"jawab sehun
"inikan sudah larut...??"balas jiyeon....
"Tapi aku belum...". " bug" jiyeon menutup kembali pintu kamar yg di buka sehun.
"Aku juga belum ngantuk.. oppa..."lirih jiyeon mengaitkan tangannya di leher sehun.
Cup Cup Cup
jiyeon mencium ganas bibir sehun.. awalnya sehun hanya diam tapi seiring waktu ia membalas ciuman jiyeon. jiyeon menyunggingkan senyum di sela - sela ciumannya.
cup cup cup eughhmm hmmpp hmmmppp
tangan sehun mulai nakal menyentuh buah dada jiyeon.
cup cup cup
sehun menghentikan secara tiba-tiba kegiatannya...
"wae..?"tanya jiyeon.
"Aku lelah..."Balas sehun.
jiyeon menatap sendu sehun....
.
.
.
seperti biasa jiyeon aka jihun mengantar hun yeon ke sekolah sekalian singgahdi pasar....
.
.
.
halte
"omo jihun-ahh kau terlihat tidak semangat hari ini...."ucap seorang ibu (boram) yang juga satu loksi dengan jiyeon.
jiyeon hanya tersenyum menanggapi.
"ehh Ny han Apa kau tau tuan Choi suami eunjung katanya selingkuh..."ucap Boram
"Jinja??"Balas Qri yg juga dari pasar... jiyeon tak ikut bergosip ia hanya mendengar sambil sesekali merespon dengan anggukan dan gelengan.
"Kau ingatkan waktu eunjung bilang .... suaminya sudah hampir sebulan tak menyentuhnya..."lanjut boram....
"ne ne ne..."balas Qri.
jiyeon membelalakkan matanya ... ia juga tidak pernah di sentuh sehun selama kecelakaan.
"Bisnya sudah datang..."lirih qri.
.
.
.
"bagaimana kau sudah menemukan peternak ayam yang bagus??"tanya kai pada asistent Lee
"ne... ku dengar banyak restaurant yang memesan ayam di sana...."balas asistent lee
.
.
.
21:00
jiyeon mondar mandir di kamar ... memikirkan cara agar sehun tak punya alasan lagi untuk menyentuhnya malam ini.
"ceklek"
"Oppa..."Lirih jiyeon menghentikan aktivitasnya.
sehun melangkan mendekati sehun...
"Kau terliahat kurus akhir-akhir ini...."ucap jiyeon.
sehun hanya tersenyum dan membaringkan tubuh di kasur..
"Agghh.... hunji-ahh tolong bantu aku... pijit punggung bagian kiri..."Suruh sehun..
jiyeon terlihat kaget "Apa ini kode"Batin jiyeon tersenyum ...
"yang ini??"tanya jiyeon
"ne...."balas sehun ...
jiyeon memijit punggung sehun pelan ... perlahan-lahan jiyeon mengelus leher sehun...
"gluk"ia melihat tahi lalat yg selama ini yang membuatnya tergoda jika melihatnya .
Cup .... ksecupan lembut ia hadirkan...
"Jihun.. apa yg kau lakukan..."Tanya sehun merasa geli...
"Oppa ,,, apa kau sudah tak mencintaiku lagi....???"tanya jiyeon
"mwo??"kaget sehun
"Apa kau selingkuh di belakangku..??"ketus JIyeon...
"Apa maksudmu...???"Heran Sehun melihat jiyeon yang tiba-tiba bertanya seperti itu ... dan marah marah...
"Apa aku kurang seksi.... apa kurang menarik... Apa permainanku tak menantang...apa cup cup cup"ucapan jiyeon terhenti kini sehun melumat bisirnya ganas...
"Oppa cup cup "
TBC
mian jika pendek
Mian jika banyak penulian dan bahasa yang salah....
Salam manisss Mhila_JK
Komentar
Posting Komentar