REVENGE PART 4
Im back ....
Kau menanti ff ini?? Benarkah ?? Masih ingat ceritanya tidak??
Elahj kita langsung aja yes.. Tapi setelah baca sesekali post koment napa 😔😔
Cast : oh sehun aka sehun
Kim jong in aka kai
Park ji yeon aka jiyeon
Jung so joong aka krystal
Genre : other
Sebelumnya di. Part 3
jiyeon mondar mandir di kamar ... memikirkan cara agar sehun tak punya alasan lagi untuk menyentuhnya malam ini.
"ceklek"
"Oppa..."Lirih jiyeon menghentikan aktivitasnya.
sehun melangkan mendekati jiyeon.
"Kau terliahat kurus akhir-akhir ini...."ucap jiyeon.
sehun hanya tersenyum dan membaringkan tubuh di kasur..
"Agghh.... hunji-ahh tolong bantu aku... pijit punggung bagian kiri..."Suruh sehun..
jiyeon terlihat kaget "Apa ini kode"Batin jiyeon tersenyum ...
"yang ini??"tanya jiyeon
"ne...."balas sehun ...
jiyeon memijit punggung sehun pelan ... perlahan-lahan jiyeon mengelus leher sehun...
"gluk"ia melihat tahi lalat yg selama ini yang membuatnya tergoda jika melihatnya .
Cup .... ksecupan lembut ia hadirkan...
"Jihun.. apa yg kau lakukan..."Tanya sehun merasa geli...
"Oppa ,,, apa kau sudah tak mencintaiku lagi....???"tanya jiyeon
"mwo??"kaget sehun
"Apa kau selingkuh di belakangku..??"ketus JIyeon...
"Apa maksudmu...???"Heran Sehun melihat jiyeon yang tiba-tiba bertanya seperti itu ... dan marah marah...
"Apa aku kurang seksi.... apa kurang menarik... Apa permainanku tak menantang...apa cup cup cup"ucapan jiyeon terhenti kini sehun melumat bibirnya ganas...
"Oppa cup cup "
Tangan nakal sehun mulai meraba paha mulus jiyeon.
"Tok tok tok " sebuah ketukan pintu menghentikan aktivitas sehun dan jiyeonyang masij dalam tahap pemanasan (plakk 😁)
"Sehun-ahh apa kau belum tidur???" tanya tua oh si penganggu. Sehun menatap jiyeon kemudian menjawab peryanyaan sang ayah
"Belom.." teriak sehun
"Kalau begitu bantu appa menghitung telur" ucap tuan oh sambil berlalu di depan pintu kamar sehun.
"Huftthh untung appa datang tepat waktu"batin sehun.
"Mian aku harus membantu appa" ucap sehun sambil mengelus pipi jiyeon.
Jiyeon tak menjawab ia hanya melempar wajah...
"Ne palli bantu appa..."pinta jiyeon dengan nada agak ketus. Sehun mengacak kecil rambut jiyeon.
.
.
.
"Apa yang kau lakukan heoh heoh heoh"ucap tuan oh pada sehun sambil mendaratkan pukulan kecil di kepala sehun.
"Appooo "ringis sehun sambil mengelus kepalanya.
"Kau ingin merusak anak orang heoh...?? Apa jadinya kalau appa tidak ada..."gerutu tuan oh sambil memasukkan telur pada tempatnya.
"Aish namja mana yang tidak tertarik melihat yeoja yg memperlihatkan bentuk tubuhnya .. Di tambah yeoja itu juga memaksa" balas sehun sambil memasukkan telur pada tempatnya.
"Yak yak yak "kesal tuan oh
"Aku ini namja appa jadi wajar" lanjut sehun dan tak di pungkiri pukulan mendarat kagi di kepalanya.
.
.
.
06 : 14
Mavin [ anak sehun jiyeon (mian yah author main ganti nama) tujuannya agar imajinasi makin dapat... Gak papakan readears??? ]
"Mavin??" panggil tuan ohh pada cucunya.
"Ne aboji" jawab mavin.
"Pulang sekokah nanti aboji tidak bisa menjemput ... Kau pulang dengan chingumu ne?? Aboji akan mengantar telur ke kota jadi pulangnya mungkin malam"jelas tuan oh pada mavin.
"Ne aboji"jawab mavin.
"Hati-hati ..." pesan jiyeon sambil melambai..
.
.
.
"Agassi bagaimana kita jadi mengunjungi dan menawarkan kontrak ke peternak ayam??"tanya asistent lee.
"Ne tapi.. Setelah makan siang nanti " balas kai yang sibuk melihat daftar keuntungan bulan ini .
"Oh nee kalau begitu sata pamit keluar" pamit asient lee.
Setelah kepergian tuan lee kai memandang pintu ruangannya demgan pandangan kosong.
"Changi-ahh"sapa krustal mengagetkan kai.
"Aigoo kau mengagetkanku.."ucap kai mengelus dadanya.
"Sedang apa"tanya krystal.
"Melihat perkembangan restaurant."balas kai.
"Oppa ... Apa kau tak bisa sekali saja memperlakukanku seperti kekasih??"ucap krystal tiba-tiba.
"Apa maksudmu... Kaukan kekasihku saat ini "balas kai..
"Tapi ..Mana ad kekasih yang tak memberi kabar pada kekasihnya ..."balas krystal ketus.
'Mian aku sibuk"balas kai tersenyum paksa.
"Tersenyumpun selalu seprti itu.."kesal krystal.
Kai tak menjawab dan memilih diam.
"Apa kau lapar"tanya kai.
"Anni.."balas krystal singkat.
"Mian"balas kai menatap lembut krystal.
"Oppa apa hanya itu yang bisa kau ucapkan?? " tanya krystal dengan suara yang mulai bergetar..
"Mian..aku.."lirih kai sambil menyentuh punggung krtstal.
"Sudahlah.."kesal krystal menepis tangan kai sambil berlalu keluar dari ruangan itu.
"Plakk" suara pintu yang nyaring terdengar.
.
.
.
12 :22
Kai dan asistent lee sedang di perjalanan menuju rumah yang akan ia ajak kerja sama.
"Apa benar ini alamatnya??" tanya kai.
"Ne ... Aku yakin ini alamatnya "jawab asistent lee.
.
.
.
Kai dan asistentnya berhenti tepat di depan alamat yang tertera di tangannya.
"Permisi ahjuma apa benar pemilik rumah ini seoarang peternak ayam??" tanya kai pada wanita yang sedang menjemur pakaian.
"Ahh nee ... Apa kau ingin memesan telur??"tanya wanita it.
"Ne.."jawab tuan lee..
"Baiklah tunggu biar kupanggilkan..
Wanita itu berjalan masuk kedalam rumah yang di tunjuk tuan lee.
"Mavin-ahh kemana abojimu...?" tanya wanita yang menjemur pakaian tadi.
"Sedang mengabtar pesanan ahjumma jung"jawab mavin sambil memainkan mainannya.
"Lalu mana ibumu??"tanya wanita itu atau biasa di panggil jung.
"Aku di sini unni ".
"Eohh di luar ada tamu katanya ia ingin memesan beberapa ayam"ucap jung.
"Jinja..??!!"balas jiyeon sambil keluar.
"Itu dia pemiliknya.."ucap jung mendekati kai dan tuan lee kemudian melanjutkan aktivitas nenjemurnya.
"Annyeonggg ... Silahkan masuk "sapa jiyeon sambil mepersilahkan kai dan tuan lee masuk .
Kai terlihat kaget sampai-sampai tak beranjak sedikitpun.
"Mustahil"liruh kai pelan.
.
.
.
Kai dan tuan lee kini duduk manis di ruang tamu keluarga oh.
"Ahjussu lee apa ini mimp!" tanya kai
"Tidak agassi."balas tuan lee
"Sudah 5 bulan aku tak melihat wajah itu... "Lanjutkai.
"Mian agak lama silahkan di minum" ucap jiyeon sopan
"Maaf nona tapi nona siapa dan ini benar rumah tuan oh ??"tanya kaimenatap jiyeon dalam.
"Ahh ne ini benar rumahnya tuan oh... Dan aku menantunya hunji"ucap jiyeon tersenyum.
"Eomma... Aku kerumah teman ne... Bisan dirumah.."ucap mavin pamit.
"Apa dia putramu??"tanya kai.
"Ah nee"balas jiyeon.
.
.
.
"Kalau begitu kami pamit.. Terimahkasih atas kerja samanya.."pamiy tuan lee setelah jiyeon menandatangani kontrak..
.
.
.
"Aku pulangg"teriak kai terlihat begitu bahagia..
"Aigoo... sepertinya anak kita sudah kembali"ucap Ny kim. Kai hanya tersenyum menanggapi peenyataan ibunya.
.
.
.
"Aku pulang...."ucap sehun...
" kenapa lama sekali???" Tanya jiyeon membantu melepas jaket sehun.
"mavin sudah tidur???"tanya sehun.
"Ne..." balas jiyeon.
.
.
.
jiyeon menyiapkan makan untuk sahun dan tuan oh.
"Masakan sudah siap"teriak jiyeon.
"Tadi pemilik retourant kim ... memberi kontrak .
. berlangganan.."ucap jiyeon memulai percakapan.
"Wahh daebakk semakin hari perternakan kita semakin di kenal"ucap tuan oh.
.
.
.
******
Seperti biasa kai pergi pagi ....
"Hati-hati..."pesan jiyeon.
.
.
.
mavin dan temannya sedang menunggu jemputan di halte.
"Itu dia eommaku mavin-ahh aku jalan duluan nee..."
Mavin hanya mengangguk...
"Eomma kenapa lama sekali"lirih mavin kemudian berbaring di kursi .
Kai yang memang berniat kerumah jiyeon tak sengaja melihat mavin.
"Hey...??? Sapa kai
"Mwoo?? Ahjussi yang kemarin??"tebak mavin.
"Ne"balas kai.
"Sedang apa???" Tanya kai
"Menunggu eomma katanya ia akan menjemputku"ucap mavin
"Yasudah paman antar ne.."ucap kai.
.
.
.
"eomma itu dia eommaku" ucap mavin saat melihat eommanya.
kai menepikan mobilnya tepat di samping jiyeon.
Kai menatap mobil di sampingnya sambil mengerutkan dahi.
"Eommma..."teriak mavin
"Aigoo mavin-ahh kau membuat eomma kaget"tegur jiyeon.
"Apa yang kau lakukan disitu dan... ahh anyeong "
"Anyeong Ny oh"balas kai.
.
.
.
"Yaph waktunya makan siang..."ucap jiyeon kemudian menatap bangku sehun.
"apa meraka sudah makan siang?" Bating jiyeon..
.
.
.
"Ohh jadi tuan ingin di antarkan ayam 3 kali seminggu"balas jiyeo
Sambil menatap mavin bermain...
"Ohh iya Maaf jika aku lancang... tapi aku sangat penasaran dengan tuan oh..."ucap kai.
"Eohh Tidak apa apa " balas jiyeon.
"dia orang yang baik .... penyayang namun kadang sulit membaca pikirannya."ucap jiyeon menerawan.
"disini tak ada poto sama sekali yang menunjukkan bagaimana wajah tuan ohh.. " ucap kai.
"Heohh....?? Itu ... ehh tunggu sebenta" ucap jiyeon kemudian berjalan menuju kamarnya.
"Ini photo waktu kami sekolah dulu "ucap jiyeon sambil memberikan foti ciumannya dengan sehun.
"Mian photonya tidak pantas di lihat tapi hanya itu yang aku punya"ucap jiyeon.
Kai tak menjawab jiyeon dia menatap tajam photo yang ia pegang..
"Hunji-ssi ... bagaimana kalau Kalian buat photo keluarga hari ini kebetulan.. saya bawa kamera"ucap kai.
"Heo... itu .... ehh suami ju pulang malam"ucap jiyeon.
"Heoh??"
.
.
.
"Aku pulang"teriak sehun.
Jiyeon keluar dan seperti biasa membantu sehun.
"Oppa palli bersihkan tubuhmu.... "ucap jiyeon.
"Nee aku tau..."balas sehun.
"Itu pemilik restouran kim's .. berbaik hati memotret kita untuk photi keluarga"ucap jiyeon.
"Jinja??" Tanya sehun jiueon hajya mengangguk.
"Annyeongg"sapa kai membungjuk saat swhun masuk kedalam rumah.
"Kau"lirih sehun.
Kai menatap sehun penuh kebencian.
TBC
Mian pendek
mian gaje
mian jika ada penulisan dan bahasa yang salah.
Jgn luoa rcl
Kau menanti ff ini?? Benarkah ?? Masih ingat ceritanya tidak??
Elahj kita langsung aja yes.. Tapi setelah baca sesekali post koment napa 😔😔
Cast : oh sehun aka sehun
Kim jong in aka kai
Park ji yeon aka jiyeon
Jung so joong aka krystal
Genre : other
Sebelumnya di. Part 3
jiyeon mondar mandir di kamar ... memikirkan cara agar sehun tak punya alasan lagi untuk menyentuhnya malam ini.
"ceklek"
"Oppa..."Lirih jiyeon menghentikan aktivitasnya.
sehun melangkan mendekati jiyeon.
"Kau terliahat kurus akhir-akhir ini...."ucap jiyeon.
sehun hanya tersenyum dan membaringkan tubuh di kasur..
"Agghh.... hunji-ahh tolong bantu aku... pijit punggung bagian kiri..."Suruh sehun..
jiyeon terlihat kaget "Apa ini kode"Batin jiyeon tersenyum ...
"yang ini??"tanya jiyeon
"ne...."balas sehun ...
jiyeon memijit punggung sehun pelan ... perlahan-lahan jiyeon mengelus leher sehun...
"gluk"ia melihat tahi lalat yg selama ini yang membuatnya tergoda jika melihatnya .
Cup .... ksecupan lembut ia hadirkan...
"Jihun.. apa yg kau lakukan..."Tanya sehun merasa geli...
"Oppa ,,, apa kau sudah tak mencintaiku lagi....???"tanya jiyeon
"mwo??"kaget sehun
"Apa kau selingkuh di belakangku..??"ketus JIyeon...
"Apa maksudmu...???"Heran Sehun melihat jiyeon yang tiba-tiba bertanya seperti itu ... dan marah marah...
"Apa aku kurang seksi.... apa kurang menarik... Apa permainanku tak menantang...apa cup cup cup"ucapan jiyeon terhenti kini sehun melumat bibirnya ganas...
"Oppa cup cup "
Tangan nakal sehun mulai meraba paha mulus jiyeon.
"Tok tok tok " sebuah ketukan pintu menghentikan aktivitas sehun dan jiyeonyang masij dalam tahap pemanasan (plakk 😁)
"Sehun-ahh apa kau belum tidur???" tanya tua oh si penganggu. Sehun menatap jiyeon kemudian menjawab peryanyaan sang ayah
"Belom.." teriak sehun
"Kalau begitu bantu appa menghitung telur" ucap tuan oh sambil berlalu di depan pintu kamar sehun.
"Huftthh untung appa datang tepat waktu"batin sehun.
"Mian aku harus membantu appa" ucap sehun sambil mengelus pipi jiyeon.
Jiyeon tak menjawab ia hanya melempar wajah...
"Ne palli bantu appa..."pinta jiyeon dengan nada agak ketus. Sehun mengacak kecil rambut jiyeon.
.
.
.
"Apa yang kau lakukan heoh heoh heoh"ucap tuan oh pada sehun sambil mendaratkan pukulan kecil di kepala sehun.
"Appooo "ringis sehun sambil mengelus kepalanya.
"Kau ingin merusak anak orang heoh...?? Apa jadinya kalau appa tidak ada..."gerutu tuan oh sambil memasukkan telur pada tempatnya.
"Aish namja mana yang tidak tertarik melihat yeoja yg memperlihatkan bentuk tubuhnya .. Di tambah yeoja itu juga memaksa" balas sehun sambil memasukkan telur pada tempatnya.
"Yak yak yak "kesal tuan oh
"Aku ini namja appa jadi wajar" lanjut sehun dan tak di pungkiri pukulan mendarat kagi di kepalanya.
.
.
.
06 : 14
Mavin [ anak sehun jiyeon (mian yah author main ganti nama) tujuannya agar imajinasi makin dapat... Gak papakan readears??? ]
"Mavin??" panggil tuan ohh pada cucunya.
"Ne aboji" jawab mavin.
"Pulang sekokah nanti aboji tidak bisa menjemput ... Kau pulang dengan chingumu ne?? Aboji akan mengantar telur ke kota jadi pulangnya mungkin malam"jelas tuan oh pada mavin.
"Ne aboji"jawab mavin.
"Hati-hati ..." pesan jiyeon sambil melambai..
.
.
.
"Agassi bagaimana kita jadi mengunjungi dan menawarkan kontrak ke peternak ayam??"tanya asistent lee.
"Ne tapi.. Setelah makan siang nanti " balas kai yang sibuk melihat daftar keuntungan bulan ini .
"Oh nee kalau begitu sata pamit keluar" pamit asient lee.
Setelah kepergian tuan lee kai memandang pintu ruangannya demgan pandangan kosong.
"Changi-ahh"sapa krustal mengagetkan kai.
"Aigoo kau mengagetkanku.."ucap kai mengelus dadanya.
"Sedang apa"tanya krystal.
"Melihat perkembangan restaurant."balas kai.
"Oppa ... Apa kau tak bisa sekali saja memperlakukanku seperti kekasih??"ucap krystal tiba-tiba.
"Apa maksudmu... Kaukan kekasihku saat ini "balas kai..
"Tapi ..Mana ad kekasih yang tak memberi kabar pada kekasihnya ..."balas krystal ketus.
'Mian aku sibuk"balas kai tersenyum paksa.
"Tersenyumpun selalu seprti itu.."kesal krystal.
Kai tak menjawab dan memilih diam.
"Apa kau lapar"tanya kai.
"Anni.."balas krystal singkat.
"Mian"balas kai menatap lembut krystal.
"Oppa apa hanya itu yang bisa kau ucapkan?? " tanya krystal dengan suara yang mulai bergetar..
"Mian..aku.."lirih kai sambil menyentuh punggung krtstal.
"Sudahlah.."kesal krystal menepis tangan kai sambil berlalu keluar dari ruangan itu.
"Plakk" suara pintu yang nyaring terdengar.
.
.
.
12 :22
Kai dan asistent lee sedang di perjalanan menuju rumah yang akan ia ajak kerja sama.
"Apa benar ini alamatnya??" tanya kai.
"Ne ... Aku yakin ini alamatnya "jawab asistent lee.
.
.
.
Kai dan asistentnya berhenti tepat di depan alamat yang tertera di tangannya.
"Permisi ahjuma apa benar pemilik rumah ini seoarang peternak ayam??" tanya kai pada wanita yang sedang menjemur pakaian.
"Ahh nee ... Apa kau ingin memesan telur??"tanya wanita it.
"Ne.."jawab tuan lee..
"Baiklah tunggu biar kupanggilkan..
Wanita itu berjalan masuk kedalam rumah yang di tunjuk tuan lee.
"Mavin-ahh kemana abojimu...?" tanya wanita yang menjemur pakaian tadi.
"Sedang mengabtar pesanan ahjumma jung"jawab mavin sambil memainkan mainannya.
"Lalu mana ibumu??"tanya wanita itu atau biasa di panggil jung.
"Aku di sini unni ".
"Eohh di luar ada tamu katanya ia ingin memesan beberapa ayam"ucap jung.
"Jinja..??!!"balas jiyeon sambil keluar.
"Itu dia pemiliknya.."ucap jung mendekati kai dan tuan lee kemudian melanjutkan aktivitas nenjemurnya.
"Annyeonggg ... Silahkan masuk "sapa jiyeon sambil mepersilahkan kai dan tuan lee masuk .
Kai terlihat kaget sampai-sampai tak beranjak sedikitpun.
"Mustahil"liruh kai pelan.
.
.
.
Kai dan tuan lee kini duduk manis di ruang tamu keluarga oh.
"Ahjussu lee apa ini mimp!" tanya kai
"Tidak agassi."balas tuan lee
"Sudah 5 bulan aku tak melihat wajah itu... "Lanjutkai.
"Mian agak lama silahkan di minum" ucap jiyeon sopan
"Maaf nona tapi nona siapa dan ini benar rumah tuan oh ??"tanya kaimenatap jiyeon dalam.
"Ahh ne ini benar rumahnya tuan oh... Dan aku menantunya hunji"ucap jiyeon tersenyum.
"Eomma... Aku kerumah teman ne... Bisan dirumah.."ucap mavin pamit.
"Apa dia putramu??"tanya kai.
"Ah nee"balas jiyeon.
.
.
.
"Kalau begitu kami pamit.. Terimahkasih atas kerja samanya.."pamiy tuan lee setelah jiyeon menandatangani kontrak..
.
.
.
"Aku pulangg"teriak kai terlihat begitu bahagia..
"Aigoo... sepertinya anak kita sudah kembali"ucap Ny kim. Kai hanya tersenyum menanggapi peenyataan ibunya.
.
.
.
"Aku pulang...."ucap sehun...
" kenapa lama sekali???" Tanya jiyeon membantu melepas jaket sehun.
"mavin sudah tidur???"tanya sehun.
"Ne..." balas jiyeon.
.
.
.
jiyeon menyiapkan makan untuk sahun dan tuan oh.
"Masakan sudah siap"teriak jiyeon.
"Tadi pemilik retourant kim ... memberi kontrak .
. berlangganan.."ucap jiyeon memulai percakapan.
"Wahh daebakk semakin hari perternakan kita semakin di kenal"ucap tuan oh.
.
.
.
******
Seperti biasa kai pergi pagi ....
"Hati-hati..."pesan jiyeon.
.
.
.
mavin dan temannya sedang menunggu jemputan di halte.
"Itu dia eommaku mavin-ahh aku jalan duluan nee..."
Mavin hanya mengangguk...
"Eomma kenapa lama sekali"lirih mavin kemudian berbaring di kursi .
Kai yang memang berniat kerumah jiyeon tak sengaja melihat mavin.
"Hey...??? Sapa kai
"Mwoo?? Ahjussi yang kemarin??"tebak mavin.
"Ne"balas kai.
"Sedang apa???" Tanya kai
"Menunggu eomma katanya ia akan menjemputku"ucap mavin
"Yasudah paman antar ne.."ucap kai.
.
.
.
"eomma itu dia eommaku" ucap mavin saat melihat eommanya.
kai menepikan mobilnya tepat di samping jiyeon.
Kai menatap mobil di sampingnya sambil mengerutkan dahi.
"Eommma..."teriak mavin
"Aigoo mavin-ahh kau membuat eomma kaget"tegur jiyeon.
"Apa yang kau lakukan disitu dan... ahh anyeong "
"Anyeong Ny oh"balas kai.
.
.
.
"Yaph waktunya makan siang..."ucap jiyeon kemudian menatap bangku sehun.
"apa meraka sudah makan siang?" Bating jiyeon..
.
.
.
"Ohh jadi tuan ingin di antarkan ayam 3 kali seminggu"balas jiyeo
Sambil menatap mavin bermain...
"Ohh iya Maaf jika aku lancang... tapi aku sangat penasaran dengan tuan oh..."ucap kai.
"Eohh Tidak apa apa " balas jiyeon.
"dia orang yang baik .... penyayang namun kadang sulit membaca pikirannya."ucap jiyeon menerawan.
"disini tak ada poto sama sekali yang menunjukkan bagaimana wajah tuan ohh.. " ucap kai.
"Heohh....?? Itu ... ehh tunggu sebenta" ucap jiyeon kemudian berjalan menuju kamarnya.
"Ini photo waktu kami sekolah dulu "ucap jiyeon sambil memberikan foti ciumannya dengan sehun.
"Mian photonya tidak pantas di lihat tapi hanya itu yang aku punya"ucap jiyeon.
Kai tak menjawab jiyeon dia menatap tajam photo yang ia pegang..
"Hunji-ssi ... bagaimana kalau Kalian buat photo keluarga hari ini kebetulan.. saya bawa kamera"ucap kai.
"Heo... itu .... ehh suami ju pulang malam"ucap jiyeon.
"Heoh??"
.
.
.
"Aku pulang"teriak sehun.
Jiyeon keluar dan seperti biasa membantu sehun.
"Oppa palli bersihkan tubuhmu.... "ucap jiyeon.
"Nee aku tau..."balas sehun.
"Itu pemilik restouran kim's .. berbaik hati memotret kita untuk photi keluarga"ucap jiyeon.
"Jinja??" Tanya sehun jiueon hajya mengangguk.
"Annyeongg"sapa kai membungjuk saat swhun masuk kedalam rumah.
"Kau"lirih sehun.
Kai menatap sehun penuh kebencian.
TBC
Mian pendek
mian gaje
mian jika ada penulisan dan bahasa yang salah.
Jgn luoa rcl
Komentar
Posting Komentar